Search This Blog

Polda Metro: Hasil Labfor Terkait Kematian Diplomat Arya Butuh Waktu 2 Pekan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Polda Metro: Hasil Labfor Terkait Kematian Diplomat Arya Butuh Waktu 2 Pekan
Jul 19th 2025, 14:19 by kumparanNEWS

Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan. Foto: Instagram/ @indonesiainba
Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan. Foto: Instagram/ @indonesiainba

Polda Metro Jaya mengatakan, hasil pemeriksaan laboratorium forensik (labfor) terkait kematian diplomat Arya Daru Pangayunan (39) belum rampung. Proses analisis tersebut membutuhkan waktu minimal dua minggu sejak sampel pertama kali diambil.

"Pemeriksaan labfor itu minimal 2 minggu. Jadi kalau kita hitung dari diambil sampel kemudian hasil keluar, masih ada 6 hari lagi, kurang lebih 6 hari lagi," kata Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Truly Sohumuntal Simanjuntak kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (19/7).

Reonald menyampaikan, hingga kini penyelidikan atas kematian Arya masih terus berjalan. Lima saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik, termasuk istri korban.

"Kemudian pada kesempatan yang baik ini, penyelidik juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap 5 orang. Yang pertama inisial VD atau rekan kerja dari korban ADP. Kemudian yang kedua inisial DMS yaitu rekan kerja ADP. Yang ketiga inisial S atau penjaga kos," kata dia.

Sejumlah keluarga serta kerabat diplomat Arya Daru Pangayunan (39) mengangkat keranda berisikan jenazah saat pemakaman di Pemakaman Sunthen, Banguntapan, Kabupaten Bantul, Rabu (9/7/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Sejumlah keluarga serta kerabat diplomat Arya Daru Pangayunan (39) mengangkat keranda berisikan jenazah saat pemakaman di Pemakaman Sunthen, Banguntapan, Kabupaten Bantul, Rabu (9/7/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

"Dan saksi yang pertama kali menemukan korban sudah tidak bernyawa di dalam kamar atau yang keempat yaitu FM, ia rekan atau tetangga kos dari korban ADP. Dan yang kelima MAP atau istri korban ADP," sambung Reonald.

Ia menekankan bahwa penyidikan kasus ini mengedepankan metode scientific crime investigation.

"Jadi ini mengumpulkan semua keterangan, mengumpulkan semua data, kemudian nanti ahli yang akan bicara dari hasil pemeriksaan organ tubuh dalamnya. Kemudian apa yang didapatkan dari saat autopsinya, dan pada saat pendalaman secara psikologi forensik," katanya.

Arya daru ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kamar indekosnya pada Selasa (7/9) pagi. Saat ditemukan, kepala Arya terbungkus lakban berwarna kuning.

Hingga kini, selang seminggu lebih sejak penemuan mayatnya, belum ada keterangan dari pihak kepolisian terkait penyebab kematian Arya Daru.

Sejumlah saksi telah diperiksa, dan rekaman CCTV di lokasi terus dianalisis untuk mengungkap duduk perkara kematiannya.

Media files:
01jzqdmxsvxkd1fm7advbb7tne.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar