Search This Blog

Driver Ojol di Semarang Jadi Korban Order Fiktif, Rugi Ratusan Ribu

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Driver Ojol di Semarang Jadi Korban Order Fiktif, Rugi Ratusan Ribu
May 13th 2025, 17:36 by kumparanNEWS

Pengemudi ojek online menunggu penumpang di kawasan Pasar Anyar, Kota Tangerang, Banten, Rabu (11/3). Foto: ANTARA FOTO/Fauzan
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di kawasan Pasar Anyar, Kota Tangerang, Banten, Rabu (11/3). Foto: ANTARA FOTO/Fauzan

Nasib sial menimpa seorang driver ojek online (ojol) di Kota Semarang, Jawa Tengah. Bukannya untung, driver justru mengalami kerugian hingga ratusan ribu akibat order fiktif.

Dalam video yang beredar, driver gojek itu terlihat terduduk di pinggir jalan sementara di sebelahnya terdapat puluhan bungkus makanan siap saji. Dalam video itu juga disebut orderan fiktif itu banyak menimpa driver gojek.

"Kena fiktif Starbucks, kue bandung, satunya Mcd. Sing pesen mbangeti (keterlaluan), ki masih ada orderan fiktif," kata perekam video tersebut.

Strategic Regional Head Gojek untuk Jabar, Jateng dan Yogyakarta Farid Isnawan membenarkan adanya order fiktif yang menyasar mitranya. Ia menyayangkan adanya peristiwa tersebut yang merugikan banyak orang.

"Kami sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi. Setelah menerima laporan, kami segera melakukan investigasi dan menonaktifkan akun pelaku order fiktif tersebut untuk mencegah kerugian lebih lanjut bagi mitra driver maupun masyarakat," ujar Farid, Selasa (13/4).

Pihaknya juga berjanji akan mengganti kerugian tersebut secara penuh agar mitra tidak mengalami dampak finansial lantaran orderan fiktif tersebut.

"Kami berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pihak dalam ekosistem Gojek, serta melakukan langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang," pungkasnya.

Media files:
uowqa2ktghvebie8grgv.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar