Search This Blog

Penyelenggara Haji Malaysia Temui PPIH RI, Berbagi Pengalaman Layani Jemaah

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Penyelenggara Haji Malaysia Temui PPIH RI, Berbagi Pengalaman Layani Jemaah
Jul 8th 2023, 02:14, by Ahmad Romadoni, kumparanNEWS

Panitia penyelenggara haji Malaysia menyambangi kantor Daker Makkah untuk berbagi pengalaman dengan PPIH Arab Saudi RI. Foto: dok MCH 2023
Panitia penyelenggara haji Malaysia menyambangi kantor Daker Makkah untuk berbagi pengalaman dengan PPIH Arab Saudi RI. Foto: dok MCH 2023

Panitia penyelenggara haji Malaysia menyambangi kantor Daker Makkah untuk berbagi pengalaman dengan PPIH Arab Saudi RI. Salah satu yang dibahas, yakni pelayanan jemaah saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Tim Malaysia datang bersama 20 delegasi. Tim dipimpin oleh Pengarah Eksekutif Haji, Dato Sri Syed Saleh Syed Abdul rahman Mufadhal.

Sementara, dari PPIH Arab Saudi dipimpin oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief. Pertemuan berlangsung sekitar 2 jam.

Dalam pertemuan, baik Malaysia dan Indonesia berbagi pengalaman dalam proses penyelenggaraan hingga pelaksanaan pelayanan haji. Termasuk, berbagai persoalan yang dialami selama puncak haji. Indonesia dan Malaysia sama-sama dilayani oleh syarikah dari Masyariq.

Panitia penyelenggara haji Malaysia menyambangi kantor Daker Makkah untuk berbagi pengalaman dengan PPIH Arab Saudi RI. Foto: dok MCH 2023
Panitia penyelenggara haji Malaysia menyambangi kantor Daker Makkah untuk berbagi pengalaman dengan PPIH Arab Saudi RI. Foto: dok MCH 2023

Usai pertemuan, Syed Saleh mengatakan, secara keseluruhan jemaah haji Malaysia dapat melalui puncak haji dengan baik. Memang ada kekurangan mulai dari tenda, makanan, hingga pelayanan jemaah di Muzdalifah.

"Kita lihat di sini di antaranya dari segi ruang di dalam kemah terutama di Mina. Kedua dari segi aturan makan minum yang lebih mengikuti jadwal. Ketiga kemudahan kemah di antaranya pendingin lebih diperbaiki lagi itu yang harus diberi perhatian," kata Syad Saleh di Daker Makkah, Jumat (7/7).

"Di Muzdalifah saya lihat masih lagi mencabar (ada masalah) dan perlu diperbaiki lagi insyaallah," tambahnya.

Syed Saleh mengatakan, dari paparan yang disampaikan banyak pelajaran yang bisa didapat oleh Malaysia. Misalnya, soal bagaimana mengatur mobilitas jemaah haji yang mencapai 229 ribu, sedangkan Malaysia hanya sekitar 30 ribu jemaah haji tahun ini.

"Saya rasa banyak yang dipelajari dengan Indonesia terutama sekali dari segi penyelenggaraan pergerakkan jemaah, dari segi pembimbing ibadah haji, kemudahan kesehatan. Jadi ini perkara yang senantiasa kita bertukar pandangan," tutur dia.

Panitia penyelenggara haji Malaysia menyambangi kantor Daker Makkah untuk berbagi pengalaman dengan PPIH Arab Saudi RI. Foto: dok MCH 2023
Panitia penyelenggara haji Malaysia menyambangi kantor Daker Makkah untuk berbagi pengalaman dengan PPIH Arab Saudi RI. Foto: dok MCH 2023

Dirjen PHU Kemenag, Hilman Latief mengatakan, catatan yang dimiliki Indonesia dan Malaysia terkait pelayanan oleh masyariq relatif sama. Untuk itu, dia ingin negara-negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia dan Malaysia bisa mendorong Masyariq lebih jauh untuk menghadirkan pelayanan prima kepada jemaah khususnya selama puncak haji Armuzna.

"Dari segi tenda kapasitasnya harus bisa lebih sesuai tahun depan, boleh padat tapi tidak over gitu ya. Kemudian juga sanitasi ingin kita perbaiki ke depan," jelas Hilman.

"Air bersih makanan suplainya ketepatan waktunya apalagi sama jumlah lansianya cukup tinggi kita sama di Indonesia cukup tinggi sehingga urusan makan itu sangat penting dan sensitif untuk jemaah yang sudah sepuh," tambah dia.

Hilman mengatakan, catatan ini sudah menjadi bagian yang disampaikan kepada pemerintah Arab Saudi. Ke depan dia tak ingin lagi kejadian Muzdalifah terulang baik yang dialami Indonesia maupun negara-negara ASEAN lainnnya.

"Mudah-mudahan ke depan tidak terulang kesulitan-kesulitan yang dialami jemaah seperti kasus di muzdalifah penjemputan terlalu siang," ujar dia.

"Kita ke depan ingin membuat pola pembahasan dan model penyelenggaraan haji yang proporsional dan profesional antar-negara ASEAN dengan Saudi karena Saudi dari muasasah ke syarikah harusnya lebih profesional antara kita dalam kerja sama," ucap dia.

Media files:
01h4rr46xe04xjg69jez6ke2dd.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts