Search This Blog

Pasaran Wawai di Bandar Lampug Daur Ulang Sampah Plastik Menjadi Roster

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pasaran Wawai di Bandar Lampug Daur Ulang Sampah Plastik Menjadi Roster
Feb 11th 2023, 20:46, by Sinta Yuliana, Lampung Geh

Proses pencetakan roster. | Foto: Dok Pasaran Wawai
Proses pencetakan roster. | Foto: Dok Pasaran Wawai

Lampung Geh, Bandar Lampung - Roster Rumah Inovasi Daur Ulang (RINDU) merupakan produk ramah lingkungan yang memanfaatkan sampah plastik.

Roster itu sendiri biasa digunakan pada bangunan untuk penyekat antar ruang seperti pagar, ventilasi, dan dekorasi yang berfungsi sebagai lubang sirkulasi udara dan pencahayaan siang hari.

Proses pengangkut sampah di Pulau Pasaran, Bandar Lampung. | Foto: Dok Pasaran Wawai
Proses pengangkut sampah di Pulau Pasaran, Bandar Lampung. | Foto: Dok Pasaran Wawai

Salah satu pelaksana, Sustainability Director, Pasaran Wawai, M Hafiz mengatakan, Rumah Inovasi Daur Ulang (RINDU) merupakan inisiatif dari Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) yang diimplementasikan oleh Gajahlah Kebersihan, Angkuts, dan Askara Cendekia.

Menurutnya, Roster Rindu merupakan produk ramah lingkungan yang memanfaatkan sampah plastik. Dimana, plastik merupakan benda yang selalu dekat dengan kehidupan masyarakat.

Namun, dibalik itu plastik memiliki konsekuensi besar adanya pencemaran sampah di muka bumi. Apalagi, tahun 2020 Kota Bandar Lampung menghasilkan sampah sebesar 276 ribu ton per tahun, dimana 28% sampah adalah plastik.

Dengan banyaknya sampah di Pesisir Laut Bandar Lampung, pihaknya berinisiatif membuat sebuah produk yang dapat memanfaatkan sampah plastik menjadi lebih berguna.

"Berangkat dari keresahan akan tercemarnya lingkungan di Pulau Pasaran, RINDU membuat produk dengan bahan sampah plastik menjadi produk roster," katanya, Sabtu (11/2).

Proses pengangkut sampah di Pulau Pasaran, Bandar Lampung. | Foto: Dok Pasaran Wawai
Proses pengangkut sampah di Pulau Pasaran, Bandar Lampung. | Foto: Dok Pasaran Wawai

Hafiz menambahkan, salah satu pulau padat dan merupakan central industri ikan asin di Bandar Lampung adalah Pulau Pasaran.

"Berdasarkan data yang kami punya pada tahun 2021 timbulan sampah di kota Bandar Lampung sebesar 149 ribu perkilo, dimana 64% nya adalah sampah residu plastik yang turut mencemari perairan di sekitar pulau," ucapnya.

Hafiz menjelaskan, produk roster ini merupakan bukti nyata partisipasi masyarakat Pulau Pasaran, Bandar Lampung dalam menjaga lingkungan.

"Masyarakat Pulau Pasaran berperan dalam memilah sampah low value yang kemudian diangkut oleh Driver Angkuts dan diolah di RINDU," ujarnya.

"Pekerja di RINDU sendiri berasal dari masyarakat Pulau Pasaran yang bertugas mulai dari pengangkut sampah, pendaur, hingga menjadi mitra penjualan produk roster RINDU," tambahnya.

Dengan program pengelolaan sampah ini juga, lanjut Hafiz berdampak kepada masyarakat sekitar. Sebab, lingkungan sekitar Pulau Pasaran menjadi lebih bersih.

"Kebersihan lingkungan pesisir pun berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat yang bermata pencaharian sebagai nelayan dan penghasil ikan asin. Lingkungan yang bersih tentu akan mendongkrak kualitas produksi ikan serta daya tarik konsumen," tuturnya.

Kualitas roster RINDU ini juga sangatlah bagus dan tahan lama, karena roster dibuat menggunakan komposisi material yang bagus dan tidak kalah kokoh dengan roster pada umumnya.

"Mari beralih dengan produk ramah lingkungan dengan membeli roster melalui instagram @pasaranwawai. Karena dengan menggunakan produk ini kamu bukan hanya berpartisipasi di bidang lingkungan tetapi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat pesisir," pungkasnya. (*)

Media files:
01gs09shj621yfjbm5wh0r10xv.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts