Search This Blog

Bicara di KTT APEC 2025, Prabowo Sebut AI Berkontribusi untuk Atasi Kemiskinan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Bicara di KTT APEC 2025, Prabowo Sebut AI Berkontribusi untuk Atasi Kemiskinan
Nov 1st 2025, 15:15 by kumparanNEWS

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2025 yang digelar di Hwabek International Convention Centre (HICO), Gyeongju, Korea Selatan, Jumat (31/10/2025). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2025 yang digelar di Hwabek International Convention Centre (HICO), Gyeongju, Korea Selatan, Jumat (31/10/2025). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto menekankan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi dapat membantu mempercepat pengentasan kemiskinan serta memperkuat ketahanan pangan. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri sesi kedua KTT APEC 2025.

"Seperti yang kita ketahui, kita sedang memasuki era baru yang ditandai oleh kemajuan teknologi tinggi, khususnya kecerdasan buatan (AI). Kita juga memahami bahwa kita harus menghadapi tantangan yang dibawa oleh perubahan demografi," kata Prabowo dikutip dari keterangan tertulis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Sabtu (1/11).

Prabowo merasa optimistis dengan kecerdasan buatan itu dapat mengentaskan kemiskinan dan kelaparan dengan langkah cepat dan terukur. Menurutnya, pemerintah Indonesia sedang berfokus pada teknologi khususnya kecerdasan buatan.

"Inilah sebabnya mengapa tugas paling mendesak bagi Indonesia dan hal yang terus kami sampaikan kepada para mitra ekonomi kami adalah untuk mengatasi kemiskinan dan kelaparan sesegera mungkin. Kami sedang memusatkan seluruh upaya untuk hal ini. Karena itu, kami percaya bahwa kami dapat memperoleh manfaat besar dari penggunaan kecerdasan buatan," ujarnya.

Selain itu, Prabowo juga mengungkapkan di sektor pertanian, Indonesia sudah mulai mengadopsi teknologi tersebut dan merasakan dampaknya. Menurutnya, teknologi modern dapat meningkatkan produktivitas pangan nasional hingga mencapai swasembada.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri sesi kedua KTT APEC 2025, pada Sabtu (1/11/2025). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto menghadiri sesi kedua KTT APEC 2025, pada Sabtu (1/11/2025). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden

"Kami kini menggunakan AI di sektor pertanian untuk mengembangkan teknik pertanian yang presisi dan modern. Hal ini telah memungkinkan kami mencapai swasembada dalam produksi beras dan jagung," ungkap Prabowo.

"Target awal kami adalah mencapai swasembada dalam empat tahun, tetapi dengan penggunaan teknologi tinggi, pertanian presisi, dan kecerdasan buatan kami telah berhasil meningkatkan produksi hingga mencapai tingkat tertinggi dalam sejarah Indonesia semenjak kemerdekaannya," sambungnya.

Lebih lanjut, Prabowo juga menegaskan penguasaan teknologi menjadi kunci utama kemajuan bangsa dan hal itu akan terwujud melalui kolaborasi erat negara-negara lainnya, khususnya negara-negara Asia Pasifik.

"Saya yakin inilah arah yang harus kita tempuh ke depan. Kita harus memastikan kendali atas masa depan teknologi kita dan saya yakin bahwa melalui kerja sama di dalam APEC, kita dapat mencapai tujuan ini," tutup Prabowo.

Media files:
01k8z1qr82jfhpwy93dgg7mkr0.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar