Mobil Maung putih menjadi kendaraan resmi Presiden Republik Indonesia. Foto: Sony Herdiana/Shutterstock
Wakil Ketua DPR Saan Mustopa menanggapi soal arahan Presiden Prabowo Subianto kepada menterinya untuk menggunakan mobil Maung Pindad sebagai kendaraan dinas. Ia mengatakan, pimpinan DPR pun terbuka apabila mobil tersebut jadi kendaraan dinas.
Mobil Maung Pindad ini menjadi mobil yang sehari-hari digunakan Prabowo dalam kegiatan sehari-hari.
"Kalau mobil Maung yang dipakai presiden menjadi mobil dinasnya, mobil hariannya diikuti oleh menteri, bahkan diikuti oleh nanti pimpinan DPR, menurut saya itu hal yang positif," kata Saan kepada wartawan di NasDem Tower, Jakarta, Sabtu (25/10).
Wakil Ketua Umum NasDem Saan Mustopa usai hadiri acara Cek Kesehatan Gratis rangkaian HUT ke-14 NasDem di NasDem Tower, Jakarta, Sabtu (25/10/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Saan menilai, penggunaan mobil Maung sebagai kendaraan dinas ini adalah sebagai dukungan terhadap barang produksi dalam negeri.
"Kita dengan senang hati sebenarnya apa kan ini adalah bentuk kebanggaan terhadap produk Indonesia ya, Pindad lah," ujarnya.
Presiden Prabowo Subianto turun dari mobil Maung menuju Pesawat Kepresidenan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/9/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
Sebelumnya, Prabowo saat memberikan pidato di Sidang Kabinet Paripurna (SKP) pada Senin (20/10) lalu meminta menteri kabinet Merah Putih untuk menggunakan mobil Maung sebagai mobil dinas. Ia tak melarang para menterinya menggunakan mobil lainnya saat tidak berdinas.
"Sebentar lagi Saudara-Saudara semua harus pakai Maung, saya enggak mau tahu tuh," kata Prabowo.
"Yang mobil-mobil bagus pakai kalau libur saja. Ya pada saat saya tak panggil kau, bolehlah pakai mobil itu," sambung Prabowo sambil tertawa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar