Search This Blog

Pelaku Penyerangan Sinagoge di Manchester: WN Inggris Keturunan Suriah

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pelaku Penyerangan Sinagoge di Manchester: WN Inggris Keturunan Suriah
Oct 3rd 2025, 11:49 by kumparanNEWS

Sebuah robot penjinak bom bekerja di lokasi kejadian, setelah laporan insiden di mana sebuah mobil menabrak pejalan kaki dan serangan penikaman di luar sebuah sinagoge, di utara Manchester, Inggris, Jumat (2/10/2025). Foto: Temilade Adelaja/Reuters
Sebuah robot penjinak bom bekerja di lokasi kejadian, setelah laporan insiden di mana sebuah mobil menabrak pejalan kaki dan serangan penikaman di luar sebuah sinagoge, di utara Manchester, Inggris, Jumat (2/10/2025). Foto: Temilade Adelaja/Reuters

Kepolisian Inggris telah mengidentifikasi pelaku penyerangan sinagoge di Manchester. Dikutip dari AFP, Jumat (3/10), pelaku penyerangan sinagoge (tempat ibadat orang Yahudi) merupakan warga Inggris keturunan Suriah.

Pelaku penyerangan sinagoge ini ditembak mati oleh polisi. Sementara 3 terduga pelaku lainnya telah ditangkap.

"Kami menangkap dua laki-laki berusia 30-an dan seorang perempuan berusia 60-an yang ditahan atas dugaan melakukan, mempersiapkan, dan menghasut aksi terorisme," kata Kepolisian Greater Manchester.

Kepolisian juga mengungkap pelaku penyerangan memakai rompi yang tampak sebagai alat peledak. Usai diperiksa, rompi itu dipastikan tidak berfungsi.

Penyerangan ini terjadi saat umat Yahudi di Manchester berkumpul di sinagoge untuk merayakan Yom Kippur, salah satu hari raya penting dalam kepercayaan Yahudi.

Kepolisian Manchester mengatakan mendapat laporan ada sebuah mobil yang menabrak orang-orang di luar Sinagoge Jemaat Ibrani Heaton Park, kemudian menyerang petugas keamanan dengan pisau.

Seorang teknisi penjinak bom mengumpulkan bukti di dekat jenazah seorang pria, yang diduga sebagai pelaku serangan, di lokasi kejadian, setelah laporan insiden di mana sebuah mobil ditabrakkan ke pejalan kaki dan serangan penikaman. Foto: Hannah McKay/Reuters
Seorang teknisi penjinak bom mengumpulkan bukti di dekat jenazah seorang pria, yang diduga sebagai pelaku serangan, di lokasi kejadian, setelah laporan insiden di mana sebuah mobil ditabrakkan ke pejalan kaki dan serangan penikaman. Foto: Hannah McKay/Reuters

Kepala polisi setempat, Stephen Watson, mengkonfirmasi dua jemaat sinagoge tewas dalam serangan itu. Pelaku pun ditembak mati 7 menit setelah panggilan darurat pertama.

"Pengemudi mobil terlihat menyerang orang-orang dengan pisau sambil mengenakan rompi peledak palsu," kata Watson.

Polisi memuji tindakan cepat warga yang melaporkan serangan itu. Menurut polisi, tindakan cepat itu mencegah pelaku memasuki sinagoge.

Sementara seorang saksi mata saat diwawancara BBC Radio mengatakan melihat seorang petugas polisi menembak pelaku.

"Mereka memberinya beberapa peringatan, tapi dia tidak mendengarkan sampai akhirnya melepaskan tembakan," kata saksi mata itu.

Media files:
01k6jqsenwaa3y72ppmp70yxkx.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar