Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tiba menghadiri Rapat Paripurna HUT ke-498 Indramayu di Gedung DPRD Indramayu, Selasa (7/10/2025). Foto: kumparan
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT PLN bekerja sama membangun jalur kereta listrik Padalarang-Cicalengka. Pembangunan ini ditargetkan rampung pada 2027.
"Jadi akan ada jalur kereta listrik, itu bahasanya, Pak, dari Padalarang ke Cicalengka. Kan biasanya macet dua jam setengah, nanti bisa satu jam saja," kata Dedi dalam video untuk kumparan, Jumat (11/10).
Dedi menyebut proyek tersebut ditargetkan selesai pada 2027.
"Saya minta, ini minta loh, kalau tidak ditepati mereka bertiga yang dosa, bukan saya. Jadi harus mulai beroperasi tahun 2027," ucap Dedi.
"Jadi nanti 2027, selamat tinggal kemacetan," lanjutnya.
Sebelumnya, Dedi menandatangani nota kesepakatan dengan Menteri Perhubungan dan PT KAI tentang pengembangan perkeretaapian di Jawa Barat.
"Hari ini saya mengucapkan terima kasih, Pak Menhub bersedia berkunjung ke Bale Pakuan. Pemprov Jabar memiliki komitmen mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya mereaktivasi kereta api," kata Dedi, Jumat (10/10).
Ia menyebut, beberapa jalur kereta api di Jawa Barat yang akan direaktivasi antara lain Padalarang-Cicalengka, Cianjur, Sukabumi, Bogor, hingga Jakarta.
Selain itu, Dedi mengatakan Pemprov Jabar mengusulkan pengangkutan hasil produksi pertanian melalui gerbong khusus yang akan disubsidi oleh pemerintah provinsi.
"Dan di dalamnya kita ada usulan soal pengangkutan hasil produksi pertanian melalui gerbong khusus yang akan disubsidi oleh Pemprov Jabar," ucapnya.
Dedi juga menambahkan, Pemprov Jabar ingin segera merealisasikan dan membicarakan detail pembiayaan Bandara Kertajati.
"Yang berikutnya, kita ingin segera merealisasikan dan membicarakan detail pembiayaan agar Kertajati hidup kembali, termasuk pemberangkatan ibadah haji dan umrah," ujar gubernur yang akrab disapa KDM atau Kang Dedi Mulyadi itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar