Search This Blog

Pria di Sumut Tewas Terkena Peluru Pemburu Tupai

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pria di Sumut Tewas Terkena Peluru Pemburu Tupai
Aug 15th 2025, 11:06 by kumparanNEWS

Ilustrasi penembakan. Foto: Shutterstock
Ilustrasi penembakan. Foto: Shutterstock

Pria berinisial HB (33 tahun) di Desa Sionom Hudon, Kecamatan Parlilitan Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumut, tewas usai tertembak peluru nyasar pada Jumat (8/8) sekitar pukul 16.30 WIB.

Peluru yang nyasar tersebut dilepaskan oleh pria berinisial LH (43) yang diduga mulanya hendak membidik tupai di perladangan.

"Iya korban meninggal dunia," kata Kasi Humas Polres Humbahas Aipda Delmar saat dihubungi, Kamis (14/8).

LH telah ditangkap dan menjadi tersangka.

"Dari keterangan penyidik dan dikonfirmasi langsung tersangka mengatakan demikian (hendak membidik tupai). Keterangan dari penyidik posisi penembakan tersangka 41,5 meter dari korban," sambungnya.

Delmar menjelaskan, saat kejadian, korban tengah berada di atas pohon karet dengan ketinggian sekitar 3 meter untuk menunggu buruan binatang yang lewat.

Namun, belum dirinci, apakah korban dan pelaku merupakan rekanan yang sama-sama hendak berburu.

"Korban stand by untuk menunggu buruan binatang yang lewat di lokasi korban," ujar Delmar.

Penampakan tupai tanah sedang memakan tikus tanah. Foto: UC Davis/Sonja Wild
Penampakan tupai tanah sedang memakan tikus tanah. Foto: UC Davis/Sonja Wild

"Korban HB luka di wajah kiri, di bawah telinga ada ditemukan lubang kecil mengalir darah," kata Delmar.

Delmar bilang, berdasarkan keterangan pelaku, senapan angin yang digunakan HB berjenis Vmg Air Cal 117/4.5 berwarna cokelat.

Sementara, terkait soal legalitas senjata itu, kata Delmar, masih didalami oleh penyidik.

"Mengenai legalitas masih didalami," kata dia.

Media files:
01jfeg1ktnghr7xas82d3z6eks.png image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar