Sejumlah pekerja mulai mengerjakan renovasi Sayap Timur Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat (AS), Jumat (24/10) waktu setempat. Foto: Andrew Leyden/ReutersTim kontruksi mulai merobohkan Sebagian Sayap Timur Gedung Putih sejak Senin (20/10) kemarin untuk membangun ballroom (aula besar). Alat berat pun mulai dikerahkan dalam mengerjakan renovasi yang diusul oleh Presiden AS, Donald Trump. Foto: Jonathan Ernst/ReutersPresiden AS Donald Trump sebelumnya akan membangun aula besar di Gedung Putih. Foto: Andrew Leyden/ReutersBiaya pembangunannya mencapai USD 200 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun. Foto: Jonathan Ernst/ReutersSebelumnya, Trump kerap mengeluh Gedung Putih tak punya ballroom besar untuk menjamu tamu. Foto: Andrew Leyden/REUTERS
Sejumlah pekerja mulai mengerjakan renovasi Sayap Timur Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat (AS), Jumat (24/10) waktu setempat.
Tim kontruksi mulai merobohkan Sebagian Sayap Timur Gedung Putih sejak Senin (20/10) kemarin untuk membangun ballroom (aula besar). Alat berat pun mulai dikerahkan dalam mengerjakan renovasi yang diusulkan Presiden AS Donald Trump.
Donald Trump menyatakkan akan membangun aula besar di Gedung Putih. Biaya pembangunannya mencapai USD 200 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun. Trump kerap mengeluh Gedung Putih tak punya ballroom besar untuk menjamu tamu.
Pekerja mengoperasikan alat berat pembongkaran Sayap Timur Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, Senin (20/10/2025). Foto: Jonathan Ernst/Reuters
Tidak ada komentar:
Posting Komentar