Oct 4th 2025, 15:19 by BASRA (Berita Anak Surabaya)
Festival Literasi Perpustakaan (Festrip) 2025 yang digelar di Perpustakaan BI Jatim. Foto: Masruroh/Basra
Bicara tentang literasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di provinsi Jawa Timur mencapai rata-rata 78,60 pada tahun 2024. Ini indeks yang cukup tinggi dan bahkan beberapa kota di Jatim seperti Surabaya, Mojokerto, dan juga Madiun, IPLM nya sudah mencapai 100 persen.
"Jadi sudah terliterasi penuh, tapi kita tidak boleh berhenti di sini untuk terus meningkatkan literasi di masyarakat," ujar Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jatim, M. Noor Nugroho, disela acara Festival Literasi Perpustakaan (Festrip) 2025 yang digelar di Perpustakaan BI Jatim, Sabtu (4/10).
"Kita di Perpustakaan Bank Indonesia, kegiatan Festrip ini digelar sebagai kontribusi kita untuk meningkatkan literasi masyarakat," sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut Nugroho mengungkapkan Perpustakaan BI Jatim memiliki koleksi 13 ribu buku yang terdiri dari buku fisik dan e book. Koleksi ribuan buku itu terdiri dari berbagai kategori mulai dari buku anak, referensi, hingga buku braile.
"Untuk perpustakaan kita, Alhamdulillah sudah memperoleh akreditasi A," imbuhnya.
Nugroho menuturkan Festrip tahun ini merupakan gelaran yang keempat kalinya. Secara berkala BI Jatim menggelar Festrip sebagai rangkaian acara untuk memperingati Hari Literasi Dunia dan Bulan Bahasa.
Berbagai kegiatan menarik digelar dalam perhelatan Festrip tahun ini, salah satunya adalah turut hadirnya penulis novel kenamaan, Tere Liye. Dalam acara tersebut, Tere berbagi cerita tentang awal mula dirinya menjadi seorang penulis, serta suka duka yang dialaminya selama berkarier.
Berbagai lomba juga digelar untuk menyemarakkan kegiatan ini, di antaranya lomba menulis cerita pendek, lomba membuat komik, desain poster canva, hingga lomba story telling.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar