Search This Blog

Saham Gap Anjlok 20 Persen Akibat Ancaman Tarif Trump

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Saham Gap Anjlok 20 Persen Akibat Ancaman Tarif Trump
Jun 1st 2025, 12:30 by kumparanBISNIS

Ilustrasi Gap Inc. Foto: Shutterstock
Ilustrasi Gap Inc. Foto: Shutterstock

Emiten pakaian ritel, Gap Inc. (GAP.N), mencatatkan penurunan saham hingga 20 persen pada penutupan perdagangan Jumat (30/5). Anjloknya saham ini terjadi setelah perusahaan memperingatkan bahwa tarif impor AS yang tinggi akan membebani laba tahun ini, meskipun mereka telah berupaya mengurangi dampaknya melalui diversifikasi rantai pasokan dan investasi di kapas lokal.

Mengutip Reuters, Gap yang juga menaungi merek-merek seperti Old Navy, Banana Republic, dan Athleta, tetap mempertahankan proyeksi keuangan tahunannya. Namun, perusahaan menyoroti potensi biaya tambahan akibat tarif yang bisa mencapai hingga USD 300 juta. Para analis memperkirakan biaya tersebut akan menekan margin keuntungan Gap sepanjang paruh kedua 2025 hingga 2026.

Saat ini, saham Gap diperdagangkan di harga USD 22,44. Padahal, sebelumnya saham ini sudah melonjak 30 persen selama bulan Mei berkat kepercayaan investor pada upaya perusahaan dalam meningkatkan inovasi produk dan efisiensi operasional toko.

Meski demikian, kekhawatiran pasar tetap tinggi. Setidaknya tiga pialang saham memangkas target harga Gap. Jefferies menjadi yang paling agresif dengan memangkas targetnya dari USD 29 menjadi USD 26.

"Banana Republic dan Athleta kemungkinan masih membutuhkan banyak investasi ulang untuk mendorong pertumbuhan penjualan yang konsisten serta memperluas margin keuntungan," kata Analis UBS, Jay Sole.

Kekhawatiran tarif ini juga berkaitan dengan kebijakan perdagangan AS yang bergejolak. Sejumlah pengecer seperti Best Buy telah mulai memasukkan potensi tarif dalam proyeksi keuangannya. Namun, Gap masih mengecualikan dampak tarif dengan alasan dinamika kebijakan perdagangan yang terus berubah.

Di bawah kepemimpinan CEO Richard Dickson sejak 2023, Gap mengumumkan rencana menggandakan penggunaan kapas yang ditanam di AS pada tahun 2026. Dalam rapat pasca-pengumuman laba, para eksekutif menyatakan bahwa investasi di pasar domestik, yakni Amerika Serikat, tetap menjadi prioritas utama perusahaan.

Gap juga telah melakukan diversifikasi sumber pasokan selama beberapa tahun terakhir. Saat ini, ketergantungan terhadap Tiongkok sudah di bawah 10 persen, sementara Vietnam dan Indonesia menjadi pusat produksi lainnya. Gap menargetkan tidak ada satu negara pun yang menyuplai lebih dari 25 persen produk mereka pada akhir 2026.

Meski menghadapi tantangan eksternal, Gap berhasil melampaui ekspektasi Wall Street untuk penjualan dan laba kuartal pertama, sebagian besar berkat penjualan harga penuh dari produk-produk merek Gap dan Old Navy.

Dari sisi valuasi, rasio harga terhadap pendapatan (price-to-earnings ratio/P/E) Gap tercatat di angka 11,69. Sebagai perbandingan, rasio P/E Abercrombie & Fitch berada di angka 7,99, sedangkan American Eagle Outfitters memiliki rasio 10,02, menurut data LSEG.

Media files:
01jwmx1kmyk7wwkf4eeyayn8s6.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar