BYD Dolphin Surf, nama lain BYD Seagull di pasar Eropa. Foto: BYD
BYD Motor Indonesia (BYD Indonesia) sudah mulai terbuka perihal rencana perusahaan yang akan menyiapkan mobil listrik baru lagi untuk pasar dalam negeri. Produk anyar tersebut itu akan mewakili brand BYD dan juga Denza.
"Untuk model yang akan datang kami akan meluncurkan model ke-2 di bawah brand Denza," ucap President Director BYD Indonesia, Eagle Zhao saat sela pembukaan diler Denza di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Sabtu (31/5/2025).
Dirinya tentu saja tidak merinci model yang dimaksud, tetapi calon produk barunya itu akan tetap mewarisi ciri khas kendaraan Denza dengan teknologi tinggi untuk mendukung gaya hidup masyarakat Indonesia dengan balutan identitas premium.
Senada dengan Eagle, Head of Marketing & Communication BYD Indonesia, Luther T. Panjaitan tak menampik jadwal peluncurannya akan dilakukan pada gelaran pameran otomotif terbesar di nusantara yakni Gaikindo Indonesia International Auto Show alias GIIAS 2025.
Denza Z9 GT di IIMS 2025. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
"Saya belum bisa konfirmasi sekarang, tetapi selayaknya pabrikan otomotif di Indonesia, pesta otomotif besar pasti diadakan di GIIAS. Tentunya kami ingin sekali mengoptimalkan helatan tersebut sebagai momen. Mudah-mudahan pada momen tersebut kita bisa langsung perkenalkan, khususnya Denza," kata Luther ditemui di tempat sama.
Lantas, apa model-model baru BYD dan Denza itu? Terawang yang beredar di publik saat ini disinyalir adalah BYD Seagull dan Denza Z9 GT, model terakhir yang disebutkan sudah sempat melantai di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 Februari kemarin.
Sinyal kemunculan BYD Seagull sudah terlihat dari tanda dan bocoran beberapa sumber. Misalnya, terpampang sebuah kode yang kemungkinan merupakan nomenklatur Seagull di laman resmi Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Samsat Jakarta.
Terdapat dua kode yaitu EQ-ETD-1 (4x2) AT dengan nilai jual Rp 233 juta dan Rp 218 juta untuk nilai jual EQ-STD-1 (4x2) AT. Ingat, nilai itu bukan banderol on the road atau harga modal sebelum ditambahkan komponen pajak lainnya dan margin keuntungan.
BYD Dolphin Surf, nama lain BYD Seagull di pasar Eropa. Foto: BYD
Pun menyoal estimasi banderol city car elektrik tersebut dari salah seorang tenaga penjual BYD membeberkan akan berada di bawah Rp 300 jutaan. Keran pemesanannya telah dibuka bagi yang sudah berminat meminang Seagull.
"Perihal Seagull masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut nanti, ya. Kami memang biasanya merilis harga saat peluncuran, cuma estimasi saat ini masih pada angka Rp 250-300 (jutaan) itu bisa di atas atau di bawah," katanya kepada kumparan awal pekan ini.
Di pasar China, BYD Seagull dijual sekitar 80 ribu yuan atau kira-kira setara Rp 176,4 juta hingga 100 ribu yuan atau setara Rp 220,5 jutaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar