Feb 17th 2024, 18:10, by Berita Terkini, Berita Terkini
Ilustrasi Orang yang Menjiplak Hasil Karya Orang Lain Sumber Unsplash/Tyler Franta
Plagiat adalah perbuatan mengakui hasil karya pihak lain sebagai karyanya. Orang yang menjiplak hasil karya orang lain disebut plagiator.
Kasus plagiat dapat terjadi di berbagai bidang, baik karya seni maupun karya ilmiah pendidikan. Tindakan preventif dilakukan agar tidak terjadi plagiat di lingkungan Perguruan Tinggi.
Orang yang Menjiplak Hasil Karya Orang Lain disebut Plagiator, Ini Bentuknya
Ilustrasi Orang yang Menjiplak Hasil Karya Orang Lain Sumber Unsplash/Michael Aleo
Orang yang menjiplak hasil karya orang lain disebut plagiator. Plagiator untuk karya ilmiah (skripsi, thesis, disertasi) Perguruan Tinggi akan mendapat sanksi berat.
Bentuk dari plagiat dalam karya ilmiah Perguruan Tinggi, berdasarkan buku Metode Penelitian Pendidikan, Yayat Suharyat (2022:165), adalah sebagai berikut.
Mengacu dan/atau mengutip istilah, kata-kata dan/atau kalimat, data dan/atau informasi dari suatu sumber tanpa menyebutkan sumber dalam catatan kutipan secara memadai.
Mengacu dan/atau mengutip secara acak istilah, kata-kata dan/atau kalimat, data dan/atau informasi dari suatu sumber tanpa menyebutkan sumber dalam catatan kutipan secara memadai.
Menggunakan sumber gagasan, pendapat, pandangan, atau teori tanpa menyatakan sumber secara memadai.
Merumuskan dengan kata-kata dan/atau kalimat sendiri dari sumber kata-kata dan/atau kalimat, gagasan, pendapat, pandangan, atau sumber tanpa menyatakan sumber secara memadai.
Menyerahkan suatu karya ilmiah yang dihasilkan dan/atau telah dipublikasikan oleh pihak lain sebagai karya ilmiahnya tanpa menyatakan sumber secara memadai.
Tip Menghindari Plagiat dalam Karya Ilmiah
Ilustrasi Orang yang Menjiplak Hasil Karya Orang Lain Sumber Unsplash/Glenn Carstens-Peters
Beberapa tip untuk menghindari plagiatisme dalam karya ilmiah di Perguruan Tinggi, diambil dari buku Metode Penelitian, Didin Fatihudin (2015:204), adalah sebagai berikut.
Buatlah karya tulis yang benar-benar berasal dari ide dan kreativitas sendiri. Jika memerlukan referensi karya orang lain, sebaiknya kutip materi yang relevansinya tinggi.
Bila mengutip pendapat atau gagasan orang lain ke dalam karya tulis, maka sebutkan sumbernya secara lengkap, mulai nama pengarang, judul buku, halaman, tahun penerbitan, nama penerbit, dan alamat kota penerbit.
Semua kutipan harus dituliskan ke dalam daftar pustaka yang letaknya paling belakang dari teks buku.
Hindari melakukan copy paste materi atau naskah orang lain tanpa menyebutkan, atau mencatatkan secara jelas sumbernya.
Pilih kutipan tepat yang termasuk dalam kategori definisi, statemen atau penjelasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar