Search This Blog

Komplotan Penipu Beraksi di Semarang, Modusnya Jual Berlian ke Penumpang Bus

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Komplotan Penipu Beraksi di Semarang, Modusnya Jual Berlian ke Penumpang Bus
Dec 26th 2022, 19:33, by Raga Imam, kumparanNEWS

Komplotan Penipu Beraksi di Semarang, Modusnya Jual Berlian ke Penumpang Bus
Tiga komplotan penipu dengan modus gendam yang menyasar penumpang bus di Semarang. Foto: Intan Alliva/kumparan

Polisi meringkus komplotan penipu dengan modus gendam yang menyasar penumpang bus. Mereka berpura-pura menawari tumpangan dan berlian palsu.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, mengatakan ada 3 pelaku yang diamankan, yakni Bagas Igo Saputra, Purwanto, dan Muhammad Zaidun.

"Ketiga tersangka merupakan warga Jawa Timur dan Kabupaten Demak Jawa Tengah. Komplotan ini sering berada di sekitar terminal bus," ujar Irwan dalam jumpa pers di pos pengamanan Simpang Lima Kota Semarang, Senin (26/12).

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (9/12) sekitar pukul 19.00 WIB di Jalan Raya Kaligawe atau pintu masuk Jalan Tol. Saat itu, korban bernama Marpuah dan saksi bernama Ratih (28) baru saja turun dari salah satu bus di Terminal Kaligawe.

Keduanya baru menempuh perjalanan dari Rembang dan hendak pergi ke Purwokerto.

Komplotan Penipu Beraksi di Semarang, Modusnya Jual Berlian ke Penumpang Bus (1)
Ilustrasi borgol Foto: Fitra Andrianto/kumparan

"Jadi saat akan berganti kendaraan, korban bertemu dengan salah satu pelaku bernama Purwanto. Modusnya menawarkan perjalanan. Karena agen bus mengatakan perjalanan ke Purwokerto baru ada besok," jelas dia.

Pelaku Purwanto memberi tahu korban ada mobil yang bisa mengantar ke tujuan. Namun, mobil itu berada di ujung Jalan Tol.

Korban dan saksi lalu menghampiri mereka dan menaiki minibus putih yang disopiri pelaku Zaidun. Di dalam mobil itu ada pelaku lain yang berpura-pura sebagai penumpang asal Malaysia.

"Di jalan itu lah pelaku Bagas mengaku kepada korban telah ditipu oleh seseorang di Bandara. Pelaku Bagas lalu mengeluarkan berlian palsu dan ditawarkan kepada korban seharga Rp 110 juta," imbuh dia.

Saat Bagas berbincang dengan korban, Purwanto langsung menawar berlian itu dengan harga Rp 20 juta.

Ia juga berpura-pura memastikan keaslian berlian. Namun, karena mengaku hanya memiliki uang Rp 10 juta, ia kemudian meminta korban ikut membayar atau iuran.

Korban lalu mengiyakan dan menyerahkan uang Rp 1,5 juta. Pelaku juga meminta perhiasan yang dimiliki korban.

"Menjual berlian sebenarnya palsu dan seolah-olah yang menjual ini butuh uang karena baru dari Malaysia. Korban merugi jutaan rupiah," sebut dia.

Usai mengambil harta benda, korban dan saksi diturunkan di sebuah warung di Ungaran, Kabupaten Semarang. Mereka berdalih akan mengantar Bagas pergi ke bandara untuk membeli tiket pulang ke Malaysia. Korban dan saksi sempat dijanjikan akan dijemput kembali.

"Setelah ditangkap dan didalami ternyata ini bukan pertama kali. Mereka sudah 12 kali melakukan aksi yang sama," kata Irwan.

Salah satu tersangka, Bagas Igo mengaku berbicara menggunakan bahasa Melayu saat beraksi. Hal itu untuk meyakinkan calon korban.

"Pak cik, saya mau jual permata ini boleh, tak?" ucap warga Jombang, Jawa Timur itu

Sementara itu, Kapolsek Genuk, AKP Ris Andrian, menambahkan minibus yang digunakan para pelaku merupakan mobil sewaan. Atas perbuatannya, mereka dijerat pasal 378 KUHP atas kejahatannya.

"Mereka dijerat dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," kata Ris.

Media files:
01gn756pkvdj7bej80160dtsk5.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar