Search This Blog

QR Code Jadi Modus Baru Judol, Pramono Perintahkan Satpol PP Sisir Jakarta

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
QR Code Jadi Modus Baru Judol, Pramono Perintahkan Satpol PP Sisir Jakarta
Mar 6th 2026, 14:39 by kumparanNEWS

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai Forum Orientasi Penerima Baru Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025 di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai Forum Orientasi Penerima Baru Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025 di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menanggapi maraknya kasus modus QR code yang ditempelkan di berbagai tempat umum yang tersambung dengan judi online. Pramono akan meminta kepada Satpol PP agar mengecek QR code yang tersebar itu.

"Saya akan minta untuk kepada OPD terkait, Satpol PP untuk men-screening itu kalau memang betul, tentunya segera diambil tindakan," ucap Pramono usai mengunjungi toko Dodol Nyak Mai di Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (6/3).

Pramono menegaskan, Jakarta selaku wilayah yang dipimpinnya mendukung pemerintah pusat untuk memberantas judi online. Menurutnya, judi online telah membuat hidup orang banyak di mana saja menjadi kesulitan, termasuk di Jakarta.

"Jakarta termasuk yang mendukung pemerintah pusat untuk melakukan perang terhadap judol. Karena judol inilah yang kemudian membuat banyak warga di mana saja, termasuk di Jakarta ini, yang kemudian begitu terjerat hidupnya pasti menjadi tidak baik," tutur Pramono.

Dengan demikian, Pramono mengatakan pihaknya akan mendukung sepenuhnya program-program pemberantasan judi online.

"Sehingga dengan demikian kalau ada program-program dari pemerintah meng-cut off judol ini, pemerintah Jakarta mendukung seribu persen," ujar Pramono.

Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam, saat menunjukkan barang bukti dari aksi scam barcode judol di Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan
Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam, saat menunjukkan barang bukti dari aksi scam barcode judol di Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Sebelumnya, Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam mengungkapkan QR code tersebut banyak tertempel di kendaraan maupun tempat umum di berbagai titik di Jakarta, Kamis (5/3).

Berdasarkan hasil penyidikan polisi, situs tersebut bahkan terhubung dengan jaringan luar negeri.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan memindai QR code yang ditempel di tempat yang tidak jelas. Sebab data dari masyarakat dapat digunakan untuk melakukan transaksi di situs judi online.

"Karena ini sifatnya scam, scam yang mungkin masuk ke situs judi online tersebut, dimasukkan otomatis deposit. Deposit dari data pribadi rekan-rekan," ujar Seala dalam jumpa pers.

Dalam kasus ini polisi sudah menangkap satu orang pelaku berinisial SP alias P. Sementara dua pelaku lainnya yang berperan mencetak barcode dan mengendalikan akun judi masih buron.

Dari pengakuan pelaku, barcode tersebut sudah ditempel lebih dari seratus kali di sejumlah lokasi.

"Nah, untuk pengakuan sementara itu sudah lebih dari seratus barcode yang disebar," kata Seala.

Media files:
01khsxc0marj28ytxt0pmbvkvz.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar