Search This Blog

Prabowo: Kalau Ada Murid Brengsek, Dikeluarkan, Bukan Sekolah yang Ditutup

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Prabowo: Kalau Ada Murid Brengsek, Dikeluarkan, Bukan Sekolah yang Ditutup
Feb 13th 2026, 12:52 by kumparanNEWS

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sambutan dalam peresmian secara serentak 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri se-Indonesia di SPPG Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2). Foto: ANTARAFOTO/Galih Pradipta
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sambutan dalam peresmian secara serentak 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri se-Indonesia di SPPG Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2). Foto: ANTARAFOTO/Galih Pradipta

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan sekolah harus bisa mengambil sikap tegas terhadap seorang murid yang nakal. Siswa yang nakal harus dikeluarkan dari sekolah.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara peresmian sekaligus groundbreaking SPPG Polri dan gudang ketahanan pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2).

"Kalau ada sekolah, murid-muridnya ada yang brengsek, ada yang tawur-tawuran, ada yang kurang ajar, ada yang ini muridnya, bukan kepala sekolahnya yang dicopot," kata Prabowo.

Dia menegaskan, seorang yang bersalah dari suatu organisasi harus ditindak tegas. Bukan organisasinya yang disalahkan.

"Keliru itu, terbalik. Bukan sekolahnya ditutup," tutur dia.

Menurut Prabowo, sistem serupa juga yang mesti diterapkan di setiap organisasi yang ada, termasuk TNI dan Polri.

"Kalau ada dalam institusi ratusan ribu orang kalau ada yang enggak bener ya tindak," ujarnya.

Media files:
01khakg6cg8xt9dx5vz5wz13ke.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar