Search This Blog

Maskapai American Airlines Kembali Ajukan Izin Terbang ke Venezuela Sejak 2019

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Maskapai American Airlines Kembali Ajukan Izin Terbang ke Venezuela Sejak 2019
Feb 15th 2026, 08:12 by kumparanBISNIS

Pesawat American Airlines terparkir di Bandara Ronald Reagan, AS. Foto: REUTERS/Joshua Roberts
Pesawat American Airlines terparkir di Bandara Ronald Reagan, AS. Foto: REUTERS/Joshua Roberts

Maskapai American Airlines tengah mengajukan persetujuan pada Jumat (13/2) untuk mengoperasikan penerbangan dari Amerika Serikat (AS) ke Caracas dan Maracaibo di Venezuela dari Miami melalui maskapai regional milik penuhnya, Envoy. Kabar ini berdasarkan informasi dari dokumen pengajuan kepada Kementerian Perhubungan AS.

Mengutip Reuters, Menteri Perhubungan AS, Sean Duffy, mencabut perintah Presiden Donald Trump pada 2019 yang melarang maskapai AS terbang ke Venezuela.

American Airlines pun ingin kembali membuka layanan ke Venezuela untuk pertama kalinya dalam lebih dari enam tahun, dengan menunggu persetujuan pemerintah dan bergantung pada penilaian keamanan.

Deretan Pesawat penumpang American Airlines terparkir di landasan Bandara Internasional Tulsa di Tulsa, Oklahoma, AS untuk mengurangi penyebaran corona. Foto: REUTERS / Nick Oxford
Deretan Pesawat penumpang American Airlines terparkir di landasan Bandara Internasional Tulsa di Tulsa, Oklahoma, AS untuk mengurangi penyebaran corona. Foto: REUTERS / Nick Oxford

Sebelumnya, Trump berencana untuk mengunjungi Venezuela. Ia menyatakan puas terhadap pemimpin sementara di Venezuela yang mengizinkan lima perusahaan minyak besar beroperasi di sana.

"Saya akan mengunjungi Venezuela," kata Trump kepada wartawan pada hari Jumat (13/2) dikutip dari AFP. Namun, tanggal pasti kunjungan Trump tersebut belum diputuskan.

Komentar tersebut menyusul kunjungan Menteri Energi Trump ke Caracas awal pekan ini. Pemerintahan Trump juga sudah mencabut sanksi tambahan AS yang telah menghambat investasi industri minyak di negara Amerika Selatan tersebut.

Pada hari Jumat (13/2), Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) Departemen Keuangan memberikan izin umum kepada BP, Chevron, Eni, Repsol, dan Shell beroperasi di Venezuela.

"Mengizinkan transaksi terkait operasi sektor minyak atau gas di Venezuela," demikian keterangan izin tersebut, disertai dengan beberapa syarat.

Industri minyak pun telah menyatakan minatnya terhadap Venezuela, sambil memperingatkan bahwa jangka waktu investasi bergantung pada adanya aturan yang jelas setelah pengambilalihan dari pemerintah sebelumnya.

Media files:
epwqij44wnlognvn9kb7.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar