Search This Blog

Dari Hobi Jadi Ladang Cuan: Bisnis Diecast, Jual hingga Rp 12 Juta per Pcs

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Dari Hobi Jadi Ladang Cuan: Bisnis Diecast, Jual hingga Rp 12 Juta per Pcs
Feb 15th 2026, 14:11 by kumparanBISNIS

Fasial (55), pemilik bisnis Diecast di Senayan Trade Center (STC), Jakarta, Kamis (12/2). Foto: Argya Maheswara/kumparan
Fasial (55), pemilik bisnis Diecast di Senayan Trade Center (STC), Jakarta, Kamis (12/2). Foto: Argya Maheswara/kumparan

Bisnis koleksi miniatur mobil-mobilan (diecast) seperti Hot Wheels tidak ada habisnya. Berawal dari hobi, Faisal (55) memilih untuk menyewa lapak di Senayan Trade Center (STC), Jakarta.

Kini hobi yang ditekuninya itu menjadi ladang cuan utama baginya. Menurutnya, ceruk pasar diecast di Indonesia cukup besar. Apalagi pembelinya bukan hanya anak-anak, tetapi orang dewasa yang butuh hiburan di tengah penatnya kerja.

"Rata-rata malah yang membeli orang dewasa yang sudah berduit. Fokusnya memang menjual Hot Wheels," kata dia saat ditemui di lapaknya, (12/2).

Harga miniatur mobil yang paling murah di jual Rp 25 ribu per pcs, sementara paling mahal mencapai Rp 4 juta per pcs khusus untuk Hot Wheels.

Fasial (55), pemilik bisnis Diecast di Senayan Trade Center (STC), Jakarta, Kamis (12/2). Foto: Argya Maheswara/kumparan
Fasial (55), pemilik bisnis Diecast di Senayan Trade Center (STC), Jakarta, Kamis (12/2). Foto: Argya Maheswara/kumparan

Namun, untuk miniatur paling mahal dijual hingga belasan juga per pcs. Ia memperkirakan di lapaknya menjual lebih dari 1.000 diecast.

"Ini khusus untuk jenis Enzo Ferrari ini Rp 12 juta harganya," kata dia.

Selain itu, Faisal juga menerima jual beli miniatur bekas. Biasanya orang-orang menitipkan mobil-mobilan yang sudah tidak terpakai lagi karena alasan bosan.

"Ya kita terima [bekas] dengan harga yang cocok ya," kata dia.

Fasial (55), pemilik bisnis Diecast di Senayan Trade Center (STC), Jakarta, Kamis (12/2). Foto: Argya Maheswara/kumparan
Fasial (55), pemilik bisnis Diecast di Senayan Trade Center (STC), Jakarta, Kamis (12/2). Foto: Argya Maheswara/kumparan

Fasial memulai bisnisnya sejak 2015. Saat itu ia menilai bahwa hobi kolektor diecast ini memiliki nilai ekonomi yang bagus. Hingga kini lapak Faisal tetap beroperasi yang menandakan hobi yang ditekuninya tak hanya sekadar isapan jempol.

"Sudah sepuluh tahun, ya sampai sekarang masih terus [berjalan]. Saya juga terus cari-cari kolektor yang menjual barang-barangnya," jelas dia.

Media files:
01khg22j51gebcvz7mfwrb143v.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar