Search This Blog

Lemari Berjamur di Rumah? Ini Risiko Kesehatannya bagi Anak

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Lemari Berjamur di Rumah? Ini Risiko Kesehatannya bagi Anak
Jan 31st 2026, 15:00 by kumparanMOM

Lemari kayu berjamur. Foto: Shutterstock AI/Shutterstock
Lemari kayu berjamur. Foto: Shutterstock AI/Shutterstock

Bercak putih pada lemari sering dianggap hanya noda biasa, terutama saat musim hujan ketika udara terasa lebih lembap. Padahal, bercak tersebut bisa menjadi tanda jamur yang tumbuh akibat ruangan yang lembap dan minim paparan sinar matahari. Bagi orang dewasa, jamur pada lemari mungkin hanya mengganggu tampilan. Namun, bagi anak-anak, spora jamur yang beterbangan di udara dapat memicu masalah pernapasan jika terhirup terus-menerus, terutama pada anak yang memiliki riwayat alergi atau asma.

Dampak Jamur terhadap Kesehatan Anak

Ilustrasi anak terkena asma. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi anak terkena asma. Foto: Shutter Stock

Menurut dokter spesialis anak, dr. Aisya Fikritama, Sp.A, paparan jamur di dalam rumah tidak boleh disepelekan. "Paparan jamur yang terjadi terus-menerus dapat memicu serangan asma, terutama pada anak dengan riwayat alergi, asma, atau batuk-pilek berulang," ujar dr. Aisya kepada kumparanMOM, Jumat (30/1). Spora jamur berukuran sangat kecil dan ringan sehingga mudah terhirup tanpa disadari. Pada anak yang sensitif, kondisi ini dapat menimbulkan bersin berulang, hidung tersumbat, batuk, mata berair, hingga sesak napas. Kabar baiknya, jika jamur pada lemari masih tergolong ringan, Anda tidak selalu harus langsung membuangnya, Moms.

Yang Bisa Dilakukan di Rumah

Ilustrasi lemari berjamur. Foto: Slapik/Shutterstock
Ilustrasi lemari berjamur. Foto: Slapik/Shutterstock

Jika jamur masih ringan dan belum merusak kayu, Anda dapat melakukan beberapa langkah berikut:

  • Lap bagian yang berjamur menggunakan kain kering

  • Bersihkan dengan cairan antijamur atau alkohol 70 persen

  • Keringkan lemari, lalu angin-anginkan atau jemur hingga benar-benar kering

Untuk mencegah jamur muncul kembali:

  • Pastikan ruangan tidak lembap dan memiliki sirkulasi udara yang baik

  • Gunakan silica gel atau dehumidifier di dalam lemari

  • Hindari menyimpan pakaian yang masih lembap

Namun, jika jamur terus muncul berulang, kayu mulai rapuh, atau bau apek terasa sangat menyengat, sebaiknya pertimbangkan untuk mengganti lemari demi menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga.

Media files:
01kg714xzxna2p1yxy5a5kv1jf.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar