Personil Polri bersiap memasukan logistik bantuan ke dalam pesawat yang akan dikirim ke daerah bencana alam untuk wilayah Sumatera di Direktorat Kepolisian Udara, Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (29/11/2025). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad IqbalPrajurit TNI turut memuat berbagai logistik ke dalam truk untuk didistribusikan ke daerah-daerah terdampak banjir bandang. Foto: ANTARA FOTO/AmpelsaPT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh akan membangun lima unit tower darurat untuk mempercepat pemulihan listrik, menyusul robohnya 10 menara SUUT 150 kV dan rusaknya empat menara lainnya. Foto: ANTARA FOTO/AmpelsaPolri mengerahkan anggotanya serta mengirim bantuan kemanusiaan berupa makanan siap saji, selimut, kebutuhan bayi, tenda, genset listrik, perahu karet, dan perlengkapan lainnya. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad IqbalTotal logistik mencapai 10 ton, diangkut menggunakan dua pesawat Fokker 27 MK 50 P/4401 tujuan Sumatera Utara dan CN 295/P-4501 tujuan Padang. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad IqbalFoto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Personel Polri berjalan usai mengikuti apel persiapan pemberangkatan ke daerah bencana alam di wilayah Sumatera, yang digelar di Direktorat Kepolisian Udara, Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (29/11/2025).
Polri mengerahkan anggotanya serta mengirim bantuan kemanusiaan berupa makanan siap saji, selimut, kebutuhan bayi, tenda, genset listrik, perahu karet, dan perlengkapan lainnya. Total logistik mencapai 10 ton, diangkut menggunakan dua pesawat Fokker 27 MK 50 P/4401 tujuan Sumatera Utara dan CN 295/P-4501 tujuan Padang.
Sementara itu, di Aceh, pekerja mempersiapkan tower darurat untuk dipasang di sejumlah wilayah yang mengalami gangguan listrik akibat banjir bandang. Kegiatan dilakukan di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, pada Jumat (28/11/2025). PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh akan membangun lima unit tower darurat untuk mempercepat pemulihan listrik, menyusul robohnya 10 menara SUUT 150 kV dan rusaknya empat menara lainnya.
Di lokasi yang sama, prajurit TNI turut memuat berbagai logistik ke dalam truk untuk didistribusikan ke daerah-daerah terdampak banjir bandang. Pemerintah menyalurkan bantuan berupa makanan, generator, landing craft rubber (LCR), kompresor, tenda, perangkat Starlink, dan berbagai kebutuhan lain guna mendukung masyarakat serta pemulihan wilayah terdampak di Provinsi Aceh.
Di Aceh Barat, petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, PT MIFA, Basarnas, dan TNI/Polri menyalurkan bantuan kepada warga yang terisolasi akibat banjir di Desa Napai, Woyla Barat. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui BPBD terus berupaya menyuplai bantuan masa panik berupa mi instan, beras, minyak goreng, air mineral, serta kebutuhan bayi bagi korban yang tersebar di 10 kecamatan terdampak di wilayah tersebut.
Petugas gabungan terdiri dari BPBD Aceh Barat, PT MIFA, Basarnas dan TNI/Polri menyalurkan bantuan kepada warga yang terisolasi akibat banjir di Desa Napai, Woyla Barat, Aceh Barat, Aceh, Jumat (28/11/2025). Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar