Search This Blog

Trump Minta Israel Setop Serang Gaza usai Hamas Nyatakan Siap Damai

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Trump Minta Israel Setop Serang Gaza usai Hamas Nyatakan Siap Damai
Oct 4th 2025, 09:55 by kumparanNEWS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Brendan Smialowski/AFP
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Brendan Smialowski/AFP

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat (3/10) meminta Israel menghentikan bombardir Gaza. Permintaan itu disampaikan usai Hamas menyatakan akan mengakhiri perang.

Tak cuma itu Hamas menyebut, akan melepaskan semua sandera Israel yang disekap di Gaza. Hamas juga menerima poin perdamaian usulan AS.

Trump dalam pernyataannya menyebut percaya Hamas siap memelihara perdamaian. Oleh sebabnya, Israel harus menghentikan serangan ke Gaza yang sudah menewaskan puluhan ribu orang.

"Israel harus segera menghentikan pengeboman Gaza, agar kita dapat membebaskan para sandera dengan aman dan cepat!" tulis Trump di platform Truth Social miliknya, seperti dikutip dari Reuters.

"Kami sudah berdiskusi mengenai detail yang akan diselesaikan. Ini bukan hanya tentang Gaza, ini tentang perdamaian yang telah lama dinantikan di Timur Tengah," sambung Trump.

Menanggapi permintaan Trump, Pemerintah Israel menegaskan siap bekerja sama dengan AS untuk mengakhiri perang.

Kondisi di Gaza

Laporan penduduk di Gaza usai permintaan Trump, Israel masih menyerang kawasan tersebut. Daerah yang disasar termasuk Jalan Talateeni.

Jalan itu adalah kawasan utama di Gaza City, yang menjadi target serangan Israel beberapa pekan terakhir.

Saksi mata lainnya menyebut, Israel malah mengintensifkan serangan ke Gaza City usai Hamas mengumumkan siap menghentikan perang.

Serangan juga terjadi di Khan Younis pada Jumat ini. Tetapi belum dilaporkan adanya korban pada serangan di Khan Younis.

Media files:
01k6phnj9s8a5c08hawtzj5fdk.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar