Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Satriadi Gunawan saat dijumpai di Monas, Jakpus, Sabtu (5/4/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Pemprov DKI Jakarta menyiagakan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk berjaga dan berpatroli di area Taman Margasatwa Ragunan selama kegiatan wisata malam berlangsung.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban pengunjung dalam program 'Night at the Ragunan Zoo' yang diujicoba hari ini, Sabtu (11/10).
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan pihaknya akan menyiapkan sejumlah posko pengawasan di area Ragunan.
Hal ini guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun tindakan asusila.
"Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini berlangsung dengan aman, tertib, dan menyenangkan. Petugas akan melakukan pengawasan dengan pendekatan yang humanis dan terukur," ujar Satriadi dalam keterangannya, Sabtu (11/10).
Suasana Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, saat libur panjang Maulid Nabi, Jumat (5/9/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Ia menegaskan, setiap tindakan yang tidak pantas akan langsung ditindak sesuai ketentuan.
"Kalau ada yang berbuat tidak pantas, tentu kami akan tindak tegas. Ragunan ini ruang publik untuk semua warga, bukan tempat yang disalahgunakan," tegasnya.
Taman Margasatwa Ragunan resmi memperpanjang jam operasionalnya hingga pukul 22.00 WIB setiap malam Minggu, mulai 11 Oktober 2025.
Program "Night at the Ragunan Zoo" menjadi langkah lanjutan dari wacana yang digagas oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sejak Agustus lalu.
Pram juga mengupayakan agar pelaksanaan program "Night at the Ragunan Zoo" tidak akan mengganggu kenyamanan satwa di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan.
Suasana pengunjung saat long weekend di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (27/6/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Menurutnya, kegiatan wisata malam tersebut juga menjadi kesempatan bagi warga untuk berolahraga dan menikmati suasana Ragunan di malam hari.
Pemasangan CCTV di Ragunan menjadi bagian dari upaya dalam memastikan area wisata malam tetap aman dan mencegah adanya tindakan asusila.
"Oh, dengan sendirinya. Jadi begini, dulu setiap saya membuka taman, termasuk lima taman di Jakarta itu kan semua orang khawatir bahwa itu (tindakan asusila) akan terjadi," ujar Pramono di Balai Kota, Gambir Jakarta Pusat, Jumat (10/10).
"Di Ragunan pun kami akan mengatur hal yang sama dengan CCTV dan sebagainya, dan sekarang sebenarnya sudah dipersiapkan," lanjutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar