Search This Blog

Penjara Ketziot, Tempat Aktivis Global Sumud Flotilla yang Ditahan Israel

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Penjara Ketziot, Tempat Aktivis Global Sumud Flotilla yang Ditahan Israel
Oct 4th 2025, 15:04 by kumparanNEWS

Rekaman pasukan angkatan laut Israel mencegat kapal Global Sumud Flotilla yang menuju Gaza di perairan internasional pada Kamis (2/10/2025). Foto: Global Sumud Flotilla/HO via REUTERS
Rekaman pasukan angkatan laut Israel mencegat kapal Global Sumud Flotilla yang menuju Gaza di perairan internasional pada Kamis (2/10/2025). Foto: Global Sumud Flotilla/HO via REUTERS

Ratusan aktivis kemanusiaan untuk Gaza yang tergabung dalam pelayaran Global Sumud Flotilla dihentikan paksa di perairan internasional saat hendak memberikan bantuan untuk Gaza. Kapal yang mereka tumpangi diinvasi secara ilegal oleh tentara Israel.

Setelah itu, militer Israel membawa seluruh aktivis dipindahkan dan ditahan di Penjara Ketziot yang terletak di Gurun Negev, sekitar 30 kilometer dari perbatasan Gaza dan Mesir. Israel mengatakan, para tahanan itu akan dideportasi setelah hari raya Yahudi, Yom Kippur pada 1-2 Oktober.

Saat ini, lebih dari 450 aktivis Global Sujud Flotilla ditangkap Israel. 42 kapal juga disita oleh Israel.

Greta Thunberg, Thiago Avilla, dan Madlan Mandela ikut ditangkap oleh Israel. Sebanyak 23 aktivis Malaysia juga ditangkap.

Kapal yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla berlayar menembus blokade laut Israel untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza di Yunani, Kamis (25/9/2025). Foto: Stefanos Rapanis/Reuters
Kapal yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla berlayar menembus blokade laut Israel untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza di Yunani, Kamis (25/9/2025). Foto: Stefanos Rapanis/Reuters

Seperti apa gambaran penjara Ketziot?

Penjara Ketziot ini menjadi salah satu kamp penahanan terbesar di Israel yang dikenal dengan kondisi penahanannya yang keras.

Penjara itu dibuka pada 1988 dan sempat ditutup pada 1995. Kamp penahanan ini lalu kembali beroperasi pada 2002.

Organisasi HAM Non-pemerintah Israel B'Tselem mengunjungi penjara tersebut pada tahun 1992 mencatat di dalamnya juga terdapat banyak tahanan administratif, termasuk juga tahanan dari para warga Palestina.

Dalam laporan B'Tselem, penjara Ketziot dibagi-bagi petak yang penuh sesak dan kotor dan tidur tanpa kasur dan selimut. Pada siang hari suhu bisa mencapai 40 derajat dan suhu sangat dingin pada malam hari.

Selain itu, B'Tselem juga dalam laporannya pada 2024 merincikan kesaksian 55 warga Palestina yang ditahan sejak meletusnya konflik pada Oktober 2023 lalu. B'Tselem menyebutkan di dalam penjara sangat kekurangan makanan dan minuman hingga terjadinya kekerasan.

Pelanggaran hak prosedural seperti akses pengacara sering dibatasi dan juga sulitnya keluarga untuk menjenguk karena lokasinya yang sulit dijangkau.

Media files:
01k6hqdce8f16k21g0n8z1bkxn.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar