Presiden AS Donald Trump hadiri diskusi meja bundar tentang antifa, sebuah gerakan anti-fasis yang ditetapkan Trump sebagai "organisasi teroris" domestik di Gedung Putih, Washington, AS, Rabu (8/10/2025). Foto: Evelyn Hockstein/REUTERS
Presiden AS Donald Trump telah merampungkan pemeriksaan kesehatan kedua tahun ini. Dokter yang memeriksa kondisi kesehatan Trump mengungkapkan, kondisi pengusaha sekaligus politisi berusia 79 tahun itu secara keseluruhan sangat baik.
Dikutip dari AFP, Sabtu (11/10), pemeriksaan kesehatan dilakukan di rumah sakit militer di Walyer Reed pada Jumat (10/11) waktu setempat.
"Presiden Trump terus menunjukkan kondisi kesehatan yang sangat baik secara keseluruhan," kata dokternya, Kapten Angkatan Laut Sean Barbabella, dalam surat yang dirilis oleh Gedung Putih.
"Usia jantungnya diperkirakan lebih muda 14 tahun dari usia kronologinya (usia badan). Dia terus menjalani jadwal harian tanpa hambatan," katanya lagi.
Serangkaian tes rutin dilakukan, dan Trump menerima suntikan booster COVID yang diperbarui dan suntikan flu tahunan.
Tangan Presiden AS Donald Trump saat berbicara dalam jamuan makan malam bersama Senator Republik, di Ruang Makan Negara di Gedung Putih di Washington, D.C., AS, Jumat (18/7/2025). Foto: Annabelle Gordon/REUTERS
Pemeriksaan kesehatan dilakukan tiga bulan, usai Gedung Putih mengumumkan Trump didiagnosis menderita penyakit pembuluh darah vena. Sebelumnya, sempat muncul spekulasi terkait penyakitnya karena tangannya sering terlihat memar dan kakinya bengkak.
"Saya dalam kondisi yang baik, tapi saya akan berita tahu kalian. Tapi tidak, saya sejauh ini tidak menemui kesulitan. Saya merasa sangat baik secara fisik. Secara mental, saya merasa sangat baik," kata Trump kepada wartawan sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan.
Kondisi kesehatan Trump jadi sorotan setelah muncul berbagai spekulasi di media sosial, termasuk berita palsu yang menyatakan dia meninggal dunia.
Gedung Putih pada Juli akhirnya mengungkap bahwa Trump didiagnosis dengan kondisi pembuluh darah vena kronis yang jinak. Pengumuman diagnosis ini untuk menjawab spekulasi terkait tangannya yang memar dan kakinya yang bengkak.
Tangannya yang memar disebut terkait dengan aspirin yang dia konsumsi sebagai program kesehatan kardiovaskular yang standar.
Trump sering terlihat di acara publik dengan riasan tebal di punggung tangan kanannya untuk menutupi memar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar