Search This Blog

133 Pelajar di Martapura Kalsel Keracunan MBG, Nasi Kuning & Ayam Suwir Dicek

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
133 Pelajar di Martapura Kalsel Keracunan MBG, Nasi Kuning & Ayam Suwir Dicek
Oct 11th 2025, 13:42 by kumparanNEWS

Suasana RSUD Ratu Zalecha Martapura saat kedatangan para korban keracunan MBG. Dok: Ist.
Suasana RSUD Ratu Zalecha Martapura saat kedatangan para korban keracunan MBG. Dok: Ist.

133 pelajar di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), diduga keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Per Jumat (10/10/2025) pukul 10.30 WITA, jumlah korban yang terdata di RSUD Ratu Zalecha Martapura adalah 133 siswa.

Para korban berasal dari sejumlah sekolah penerima distribusi MBG, di antaranya SD Muhammadiyah Martapura, SDN 1 Pesayangan, MAN Assalam, MTs Assalam, MI Assalam, dan SMAN 1 Martapura.

Sejak pagi, puluhan siswa kembali berdatangan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ratu Zalecha dengan keluhan mual, muntah, dan pusing. Banyak di antaranya tampak lemas dan harus mendapatkan infus.

Salah satu siswa, Nazwa, siswi kelas IX MTs Assalam, mengaku masih merasa mual setelah menyantap menu MBG yang disajikan sehari sebelumnya.

"Kemarin makan nasi kuning dan ayam suwir. Setelah itu perut terasa sakit dan mual," ucap Nazwa.

Distribusi MBG Dihentikan Sementara

Guru MTs Assalam, Jamilah, yang turut mendampingi para siswa, mengatakan menu MBG di sekolah mereka sementara dihentikan sambil menunggu hasil pemeriksaan dari dinas terkait.

"Hari ini program MBG disetop dulu sampai ada kepastian penyebabnya," katanya.

Ia menuturkan, pagi ini kembali mengantar beberapa siswanya yang mengalami muntah dan lemas ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

"Iya, ini saya mengantar lagi. Soalnya pas jam pelajaran tadi, beberapa siswa kembali lemas dan muntah," ungkapnya.

Polda Kalsel Tunggu Hasil Lab Sampel Menu MBG

Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Golkar Pangarso yang meninjau kondisi para siswa mengatakan, pihaknya telah mengirim sampel menu MBG ke laboratorium di Surabaya, Jawa Timur.

"Kita masih belum bisa memastikan apakah para siswa ini keracunan dari menu MBG yang mereka santap. Karena itu, kita menunggu hasil uji laboratorium," ujar Brigjen Golkar Pangarso.

Ia mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa ratusan siswa di sejumlah sekolah dan berharap tidak ada korban tambahan.

"Total korban 133 siswa, namun sebagian sudah diperbolehkan pulang," ujarnya.

Media files:
01k78zys6jptxszcqcfq8n2h2j.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar