Lampung Geh, Bandar Lampung – Seorang mahasiswi di Lampung, Nur Afifah A (20), menjadi korban pencurian laptop di salah satu warung makan kawasan sekitar Universitas Lampung (Unila), Jalan Bumimanti, Kampung Baru, Kedaton, pada Kamis (25/9) pagi.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.41 WIB, usai korban bersama temannya pulang dari penyuluhan di sebuah taman kanak-kanak (TK). Mereka sempat berhenti di warung makan untuk membeli makanan sebelum kembali ke kampus.
Korban yang membawa banyak barang meletakkan laptop di centelan motor dan menitipkannya kepada temannya. Namun, temannya menerima telepon dan masuk ke dalam warung sehingga motor tanpa pengawasan.
Tidak lama kemudian, tiga mahasiswa lainnya yang sedang makan di lokasi memberi tahu bahwa laptop tersebut dibawa kabur pria dan wanita yang mengenakan helm dan mengendarai motor.
"Kami kaget dan bingung, katanya tadi laptop itu dibawa pasangan cowok-cewek. Untung mereka cerita, kalau enggak mungkin kami baru sadar di kampus," jelasnya.
Korban sempat berusaha mengejar pelaku dan mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi. Namun hingga kini belum ditemukan bukti yang jelas memperlihatkan wajah pelaku maupun nomor polisi kendaraan.
Cinthia, teman korban, mengatakan bahwa beberapa orang juga mengirimkan bukti rekaman CCTV terkait kasus serupa.
Cinthia mengatakan aksi pencurian ini kerap menyasar mahasiswa yang sedang menempuh semester akhir. Pelaku beraksi tidak hanya di satu lokasi.
"Kemarin setelah ambil punya teman saya di Kampung Baru, ternyata mereka juga beraksi di Sukarame. Ini kak, laptop teman saya dibawa ke Sukarame terus dia ngambil punya mahasiswa situ. Kayaknya bajunya enggak ganti," tuturnya.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp5,2 juta. Laptop yang hilang merupakan merek Axio berwarna pink.
Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian dengan nomor laporan LP/B/861/IX/2025/SPKT/POLSEK KEDATON/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/POLDA LAMPUNG, dan sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan. (Taufik/Put)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar