Joaquin Phoenix saat mendapat Aktor Terbaiknya dalam Peran Utama untuk "Joker" di Oscars 2020. Foto: REUTERS/Lucas Jackson
Gelombang dukungan bagi Palestina dari industri film dan televisi Hollywood dan global semakin menguat. Lebih dari 3.900 sineas populer, termasuk para peraih Oscar, BAFTA, Emmy, dan Palme d'Or, telah menandatangani dokumen komitmen menolak bekerja sama dengan perusahaan film Israel.
Dilansir Variety, lewat dokumen itu, mereka menganggap produksi film Israel terlibat dalam genosida dan apartheid terhadap rakyat Palestina.
Inisiatif ini digagas oleh organisasi Film Workers for Palestine. Awalnya, daftar hanya berisi 1.200 penandatangan seperti Yorgos Lanthimos, Ava DuVernay, Adam McKay, Boots Riley, Joshua Oppenheimer, dan Mike Leigh.
Joaquin Phoenix saat mendapat Aktor Terbaiknya dalam Peran Utama untuk "Joker" di Oscars 2020. Foto: REUTERS/Lucas Jackson
Joaquin Phoenix hingga Andrew Garfield Tanda Tangan Komitmen Boikot PH Israel
Deretan aktor dan aktris papan atas juga turut bergabung di antaranya adalah Emma Stone, Olivia Colman, Ayo Edebiri, Lily Gladstone, Mark Ruffalo, Tilda Swinton, Javier Bardem, dan Riz Ahmed.
Terhitung sejak Rabu (10/9), dokumen tersebut dirilis ulang dan jumlah penandatangan telah melampaui angka 3.900. Ada tambahan nama-nama besar seperti Joaquin Phoenix, Nicola Coughlan, Andrew Garfield, Rooney Mara, Jonathan Glazer, Elliot Page, dan Emma D'Arcy.
Bergabungnya Joaquin Phoenix menjadi sorotan, mengingat baru-baru ini ia menjadi produser eksekutif pemenang penghargaan Venice, The Voice of Hind Rajab. Phoenix bahkan tampil di red carpet saat gala premiere, dengan mengenakan pin dukungan untuk Palestina.
Andrew Garfield Foto: Mario Anzuoni
Menurut FAQ yang menyertai dokumen komitmen tersebut, festival-festival film seperti Jerusalem Film Festival, Haifa International Film Festival, Docaviv, dan TLVfest, perlu dihindari.
"Di saat krisis yang mendesak ini, di mana banyak pemerintah kita memungkinkan pembantaian di Gaza, kita harus melakukan segala hal untuk mengatasi keterlibatan dalam kengerian yang tak ada henti-hentinya itu," demikian bunyi pernyataan dalam dokumen tersebut.
Para penyelenggara menyatakan bahwa deklarasi ini terinspirasi oleh Filmmakers United Against Apartheid, sebuah gerakan yang didirikan pada 1987 oleh Jonathan Demme, Martin Scorsese, dan 100 pembuat film populer lainnya.
Langkah solidaritas ini menunjukkan bahwa sejarah perlawanan terhadap ketidakadilan terus menginspirasi generasi baru seniman untuk menyuarakan keadilan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar