Sejumlah warga mengevakuasi barang-barang di rumahnya setelah terkena banjir di Azua, Republik Dominika , Sabtu (27/9). Foto: Erika Santelices/REUTERSBanjir tersebut bermula dari hujan lebat yang dipicu gelombang tropis. Foto: Erika Santelices/REUTERSBencana itu menyebabkan 2.555 warga mengungsi dan 511 rumah terdampak. Foto: Erika Santelices/REUTERSMereka pun memanfaatkan pagar rumah untuk menjemur kain-kain sambil berharap mengering segera. Foto: Erika Santelices/REUTERSFoto: Erika Santelices/REUTERS
Sejumlah warga mengevakuasi barang-barang di rumahnya setelah terkena banjir di Azua, Republik Dominika, Sabtu (27/9). Banjir bermula dari hujan lebat yang dipicu gelombang tropis.
Bencana menyebabkan 2.555 warga mengungsi dan 511 rumah terdampak. Mereka pun memanfaatkan pagar rumah untuk menjemur kain-kain sambil berharap mengering segera.
Tetapi, kasur dan furnitur kotor lainnya hanya dijajakan di depan pekarangan, seperti pasrah dengan keadaan.
Lumuran lumpur dan sampah yang berserakan membuat mereka koalahan untuk membersihkan kediamannya secara total.
Nahasnya, tak hanya rumah saja yang terdampak, namun fasilitas umum seperti satu jembatan dan 3 jalan rusak.
Warga mengevakuasi barang-barang mereka setelah badai tropis menyebabkan Sungai Tabara meluap dan membanjiri rumah-rumah di El Rosario, Provinsi Azua, Republik Dominika, Jumat (26/9/2025). Foto: Erika Santelices/REUTERS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar