NH Korindo Sekuritas di-hack, tidak bisa diakses hingga Selasa (27/5/2025). Foto: kumparan
Sistem aplikasi jual beli saham NH Korindo Sekuritas belum juga pulih usai kena serangan siber atau hack sejak beberapa hari terakhir. Berdasarkan unggahan resmi di Instagram @nhsekuritas, erornya sistem terjadi sejak 19 Mei 2025.
Dua hari berselang atau pada 21 Mei 2025, manajemen mengatakan insiden kejahatan siber ini langsung mempengaruhi sebagian sistem internal perusahaan. Dampaknya transaksi penjualan saham hanya dapat dilakukan melalui sales masing-masing.
"Kami ingin menginformasikan bahwa saat ini tim NH Korindo masih terus melakukan pemulihan dan menginput ulang data ke sistem NAIK yang terdampak selama periode serangan kejahatan siber. Proses ini merupakan bagian penting dari persiapan menuju pemulihan operasional secara penuh," tulis @nhsekuritas pada Senin (16/5).
Sesuai ketentuan regulator, perusahaan diwajibkan untuk menyelesaikan serangkaian pengujian dan mock testing, sebelum dapat kembali beroperasi secara normal. Sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, NH Korindo mengeklaim telah melakukan langkah-langkah tersebut dimulai sejak tanggal 24 Mei 2025. NH korindo mengupayakan segala bentuk perbaikan dan normalisasi sistem agar dapat kembali beroperasi seperti semula.
Dengan demikian, kegiatan transaksi pada hari Senin tanggal 26 Mei 2025 masih akan berlangsung terbatas seperti kondisi pada tanggal 19–23 Mei 2025.
Nasabah Protes dan Ancam Pindah Sekuritas
Di kolom komentar Instagram @nhsekuritas, banyak investor protes. Ada yang mengeluh nomor kontak WhatsApp sekuritas tidak aktif hingga ingin segera pindah sekuritas lain.
"Dapat kiriman email dari NH, kemungkinan besar besok masih belum bisa. Tidak bisa bergerak, mau sell (jual) saham gak bisa, mau perpindahan saham juga gak, apalagi WD (Withdraw/mencairkan uang investor dari akun sekuritas)," tulis saham satu pengguna @nhsekuritas.
Ada juga nasabah yang berharap masalah ini sampai ke Prabowo Subianto karena Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak ada komentar sama sekali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar