CFD di Depok hingga Jalan Arif Rahman Hakim. dok kumparan
Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat memperpanjang ruas jalan untuk menggelar Car Free Day (CFD) pada Minggu (11/5) yakni hingga Jalan Arif Rahman Hakim yang sebelumnya hanya sampai Jalan Margonda.
Sejak pukul 05.30 petugas sudah mulai berjaga di Jalan Arif Rahman Hakim dan menutup jalan masuk dan keluar dua kampung yakni Kembang Beji dan Kampung Lio.
Akibat penutupan itu, pengendara tidak bisa melintasi Jalan Arif Rahman Hakim yang pada CFD minggu kemarin masih bisa dilalui.
Penutupan ini juga berimbas pada ojek online (ojol) yang harus menonaktifkan aplikasi.
"Mau nggak mau harus dimatikan dulu aplikasi ojek onlinenya. Sampai jam 9 baru saya buka," kata Pian warga Kampung Lio, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas.
Pian juga harus mengubah rute perjalan ke jalan kampung. "Diubah jalannya lewat kampung yang agak lumayan muter jauh," ungkap Pian.
Sementara itu pantauan di lokasi, saat CFD dimulai di Jalan Margonda dan Arif Rahman Hakim warga tumpah ruah. Ada yang melakukan aktivitas olahraga di dua ruas jalannya. Ada juga yang hanya berjalan santai.
Terpantau ruas jalan Margonda terdapat kendaraan yang melintas seperti Bus yang melayani Depok-Bandara Soetta.
Bahkan pedagang yang dilarang oleh Pemerintah Kota Depok masih tetap berjualan di ruas jalan tersebut.
.CFD di Depok hingga Jalan Arif Rahman Hakim. dok kumparan
CFD di 2 Ruas Jalan dan Ditambah Jadi 4 Km
Pemerintah Kota Depok memutuskan CFD dua jalur yang awalnya satu jalur di Jalan Margonda.
Berdasarkan keterangan Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah perpanjangan ruas jalan CFD hingga 4 km ini merupakan keputusan Wali Kota Depok Supian Suri.
"Panjang area car free day menjadi 4 kilometer," ungkap Chandra.
Pemerintah Kota Depok juga menyediakan toilet portabel di area CFD.
"Dan keinginan masyarakat yang kami lihat juga ya, kemarin terkait keluhan masyarakat terkait pungli juga sudah kami sampaikan seperti itu," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar