Mar 27th 2025, 13:49, by Aditia Noviansyah, kumparanNEWS
Seorang pria dalam kondisi tidak sadar memegang belati di kepalanya selama upacara Melasti di pantai Petitenget di Seminyak, pulau resor Bali, Indonesia, pada tanggal 26 Maret 2025. Foto: Sonny Tumbelaka / AFPRibuan umat Hindu atau pemadek yang berasal dari lima desa kawasan Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, Rabu, mengikuti upacara Melasti di objek wisata Tanah Lot, Tabanan, Bali, pada 26 Maret 2025. Foto: Sonny Tumbelaka / AFPUpacara Melasti adalah festival penyucian yang diadakan beberapa hari sebelum "Nyepi", hari hening, saat umat Hindu tidak diperbolehkan bekerja, bepergian, atau melakukan kegiatan apa pun. Foto: Sonny Tumbelaka / AFPHari Raya Nyepi yang jatuh pada Sabtu 29 Maret 2025 yang menjadi momen sakral umat Hindu untuk menyambut Tahun Baru Saka 1947. Foto: Sonny Tumbelaka / AFPPerayaan Nyepi 2025 tidak sekedar ritual keagaman melainkan juga untuk merenung, memperbaiki diri, dan mencapai kehidupan yang harmonis. Foto: Sonny Tumbelaka / AFPFoto: Sonny Tumbelaka / AFP
Ribuan umat Hindu atau pemadek yang berasal dari lima desa, mengikuti upacara Melasti di objek wisata Tanah Lot, Tabanan, Bali, pada 26 Maret 2025.
Upacara Melasti adalah festival penyucian yang diadakan beberapa hari sebelum "Nyepi", hari hening, saat umat Hindu tidak diperbolehkan bekerja, bepergian, atau melakukan kegiatan apa pun.
Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Sabtu 29 Maret 2025 yang menjadi momen sakral umat Hindu untuk menyambut Tahun Baru Saka 1947. Perayaan Nyepi 2025 tidak sekadar ritual keagaman melainkan juga untuk merenung, memperbaiki diri, dan mencapai kehidupan yang harmonis.
Umat Hindu berdoa selama upacara Melasti di pantai di daerah Denpasar, Rabu (27/3). Foto: Sonny Tumbelaka / AFP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar