Search This Blog

Berapa Jumlah Protein yang Harus Kamu Konsumsi dalam Sekali Makan?

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Berapa Jumlah Protein yang Harus Kamu Konsumsi dalam Sekali Makan?
Aug 26th 2024, 11:08, by Azalia Amadea, kumparanFOOD

 Ilustrasi perempuan makan daging sebagai sumber perotein. Foto: Shutterstock
Ilustrasi perempuan makan daging sebagai sumber perotein. Foto: Shutterstock

Protein adalah salah satu dari empat makronutrien yang tubuhmu butuhkan setiap hari. Nutrisi ini penting untuk mendukung pertumbuhan otot dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Tapi, sayangnya kebanyakan dari kita justru kelebihan atau kekurangan asupan protein. Tentu hal ini juga tidak baik untuk tubuh karena asupan nutrisi yang masuk jadi tak seimbang.

Maka itu, untuk mencegah kelebihan atau kekurangan protein, yuk simak saran dari para ahli berikut ini, seperti dikutip dari Eat This.

Berapa jumlah protein yang dikatakan berlebihan dalam sekali makan?

com-Ilustrasi Protein Foto: Shutterstock
com-Ilustrasi Protein Foto: Shutterstock

Dokter Spesialis Pengobatan Pencegahan, Cedrina Calder, MD mengatakan, batasi asupan protein maksimal 30 gram per sekali makan.

Jika kamu mengonsumsi lebih dari takaran tersebut, maka kurang bermanfaat bagi tubuh dan bahkan bisa membebani kerja ginjal. Ini karena, protein tidak seperti karbohidrat atau lemak, yang jika kelebihan, maka dapat disimpan sebagai sumber energi.

"Protein tidak pernah disimpan, dan tidak pernah dimaksudkan untuk digunakan sebagai energi langsung," jelas ahli diet terdaftar, Gabrielle Tafur, RD.

Namun, menurut penelitian Journal of the International Society of Sports Nutrition (2018), menunjukkan bahwa meskipun tubuh tidak dapat menyimpan protein, bukan berarti mengonsumsi lebih dari 20-25 gram per sekali makan akan sia-sia. Protein yang lebih ini bisa mendukung pertumbuhan otot, terutama jika berasal dari sumber yang lebih lambat dicerna seperti makanan utuh dan dikonsumsi bersama nutrisi lain.

Meski begitu, ada juga banyak risiko kesehatan yang bisa kamu derita kalau mengonsumsi protein secara berlebihan. Mulai dari penambahan berat badan, tekanan kinerja ginjal, hingga masalah pencernaan seperti sembelit atau kembung.

Lantas, bagaimana cara menghitung porsi protein yang tepat?

Ilustrasi makanan dengan sumber protein. Foto: Shutter stock
Ilustrasi makanan dengan sumber protein. Foto: Shutter stock

Menurut Dietary Reference Intake (DRI), menyarankan kamu untuk mengonsumsi 0,8 gram protein per kilogram berat badan (sekitar 0,36 gram per pon). Jika tujuan kamu adalah membangun otot, jumlah tersebut dapat ditingkatkan menjadi sekitar 1,5 gram per kilogram berat badan, dikombinasikan dengan diet seimbang.

Kebutuhan protein juga bisa dibutuhkan lebih bagi orang tua, mereka yang sedang dalam pemulihan setelah sakit, dan orang-orang dengan tingkat aktivitas tinggi. Jadi, sebelum menentukan jumlah porsi protein yang tepat, baiknya kamu konsultasi ke ahli gizi terlebih dahulu. Sebab, kebutuhan protein setiap orang sejatinya berbeda-beda.

Nah, untuk sumber protein terbaik yang bisa kamu konsumsi Calder dan Tafur menyarankan untuk mengonsumsi makanan seperti daging tanpa lemak, ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, produk kedelai non olahan, dan bubuk protein.

Media files:
te9b8xso7hhjwkwfydje.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar