Jun 7th 2024, 11:28, by Andreas Gerry Tuwo, kumparanNEWS
Tentara Israel menembak mati tiga warga Palestina dan melukai 13 lainnya, dalam sebuah penyerbuan di Jenin, Tepi Barat, pada Kamis (6/6). Hal itu disampaikan otoritas medis setempat.
Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataannya mengatakan, mereka merawat sejumlah orang yang terkena tembak. Bahkan ketika tim mereka sedang melakukan perawatan tentara Israel tetap melepaskan tembakan.
Sedangkan militer Israel lewat pernyataannya mengatakan bahwa mereka baku tembak dengan milisi Palestina di Jenin. Baku tembak menyebabkan beberapa milisi Palestina tewas dan terluka, termasuk mereka yang melempar bahan peledak ke Tentara Israel.
"Helikopter juga menyerang daerah itu, dan satu orang ditangkap," kata pernyataan Militer Israel seperti dikutip dari Reuters.
Pada hari yang sama, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengakui mendapat tekanan internasional demi memulihkan keamanan di Tepi Barat.
"Israel terlibat dalam pertempuran sulit di berbagai bidang. Kami berperang di selatan dan juga di Yudea dan Samaria (Tepi Barat)," kata Netanyahu.
Tepi Barat adalah wilayah yang direbut Israel pada perang 1967. Palestina bersikeras mempertahankan wilayah tersebut sebagai bagian negaranya.
Kondisi di Tepi Barat semakin sulit akibat perluasan permukiman Yahudi di sana. Situasi pun semakin kelam setelah perang Gaza pecah sejak 7 Oktober 2023 lalu.
Menurut PBB, sejak Oktober 2023 sebanyak 500 warga Palestina dan 12 warga Israel terbunuh di Tepi Barat karena berbagai tindak kekerasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar