Search This Blog

Jokowi Dinilai Tak Punya Halangan Jadi Ketum Golkar, Mestinya Disambut Gembira

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Jokowi Dinilai Tak Punya Halangan Jadi Ketum Golkar, Mestinya Disambut Gembira
Mar 18th 2024, 11:40, by Ahmad Romadoni, kumparanNEWS

Presiden Jokowi (tengah) menghadiri acara puncak HUT ke-58 Partai Golkar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (21/10/2022). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
Presiden Jokowi (tengah) menghadiri acara puncak HUT ke-58 Partai Golkar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (21/10/2022). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Presiden Jokowi disebut-sebut akan masuk Partai Golkar, bahkan akan jadi caketum partai Golkar. Kabar ini muncul setelah Golkar punya capaian baik di Pileg 2024.

Di sisi lain, Ketum Golkar saat ini, Airlangga Hartarto juga tengah di atas angin karena hasil positif yang dicapai Golkar. Tentu ini modal besar untuk maju jadi caketum Golkar pada Munas Desember 2024.

Founder KedaiKopi, Hendri Satrio menjelaskan, bukan tidak mungkin, Jokowi masuk jadi kader Golkar. Bahkan untuk jadi Ketum Partai Golkar sangat terbuka.

"Kalau kemudian belakangan muncul fenomena atau desas-desus Jokowi dicalonkan sebagai Ketum Golkar mungkin atau tidak, nah ini tergantung Golkar," kata Hensat saat dihubungi, Senin (18/3).

"Tapi kalau melihat pengalaman sih, mestinya menjadi Ketum Golkar bukan sebuah halangan yang besar untuk Jokowi karena ini enggak melibatkan MK. Menurut saya pasti akan lebih mudah perubahan AD/ART buat Jokowi nanti," jelas dia.

Hendri Satrio Analis Politik sekaligus Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI usai diwawancarai di program DipTalk kumparan di kantor kumparan. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Hendri Satrio Analis Politik sekaligus Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI usai diwawancarai di program DipTalk kumparan di kantor kumparan. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Hensat menilai, Golkar saat ini jadi partai politik terbuka yang terbesar di Indonesia. Partai terbuka artinya siapa saja bisa jadi ketum, tidak tergantung pada tokoh sentral.

Karena itu, orisinalitas Partai Golkar tercermin dalam AD/ART. Bila sesuai dengan AD/ART partai, siapa saja bisa maju sebagai ketua umum.

"Ya kalaupun nanti ada pemilihan lagi, menurut saya, kalau Pak Jokowi ada sih, kandidat lain enggak akan ada," kata dia.

Di sisi lain, bila Jokowi nanti masuk ke Golkar, sudah seharusnya para kader memberi sambutan hangat untuk Jokowi.

"Jadi ya kalau memang beneran Pak Jokowi mau masuk jadi calon Ketum Golkar ya saya sih mau bilang mestinya Golkar menyambut dengan riang gembira, selamat datang Pak Jokowi, karena sulit sekali untuk mencegah," ucap dia.

Media files:
01gfxtkmnb9bs6cqs1njg1jv4q.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar