Feb 17th 2024, 18:01, by Berita Terkini, Berita Terkini
Ilustrasi Rencana Keuangan untuk Membeli Properti Investasi Sumber Unsplash/Tierra Mallorca
Properti masih menjadi investasi favorit, karena harganya yang terus meningkat. Dibutuhkan rencana keuangan membeli properti investasi, untuk mendapatkan keuntungan maksimal.
Properti investasi adalah properti yang dibeli untuk tujuan investasi jangka panjang. Bentuknya dapat berupa rumah, tanah, ruko, apartemen, kondominium, kondotel, dan lainnya.
3 Rencana Keuangan untuk Membeli Properti Investasi
Ilustrasi Rencana Keuangan untuk Membeli Properti Investasi Sumber Unsplash/Towfiqu barbhuiya
Kesuksesan dalam investasi properti dimulai dari perencanaan keuangan yang baik. Berdasarkan buku Sunset & Sunrise Property, Matius Jusuf (2013:175), berikut adalah 3 rencana keuangan untuk membeli properti investasi.
1. Harga Launching
Tawaran untuk membeli properti pada harga early bird atau harga launching yang ditawarkan pertama kalinya adalah peluang terbaik.
Manfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh harga paling ekonomis sepanjang properti itu masih berdiri, karena nilainya sama dengan HPP (Harga Pokok Penjual).
2. Riset Lokasi, Harga dan Developer
Syarat utama dalam pembelian properti adalah lokasi, lokasi, dan lokasi. Lakukan riset harga tanah per meter perseginya di lokasi tersebut.
Jika investasi dalam bentuk properti yang dijual oleh developer, maka pastikan pengembang telah berpengalaman di bidang properti. Kunjungi kantor pemasarannya, dan cari tahu rekam jejaknya dalam berbisnis.
3. Sistem Pembayaran
Lakukan perbandingan dalam membiayai pembelian sebuah properti, apakah lebih baik cash lunak dalam bentuk cicilan kepada developer, atau KPR/KPA dalam bentuk cicilan kepada Bank.
Beberapa hal yang dapat dijadikan pertimbangan adalah kebutuhan akan uang tunai, jangka waktu, serta suku bunga bank.
Keuntungan Investasi Properti dan Risikonya
Ilustrasi Rencana Keuangan untuk Membeli Properti Investasi Sumber Unsplash/Tierra Mallorca
Diambil dari Manajemen Perencanaan Keuangan, Subiakto Soekarno (2021:89), berikut adalah keuntungan dan risiko investasi properti.
Keuntungan Investasi Properti
Dalam membeli properti, investor dapat memakai uang pinjaman bank.
Properti dapat disewakan dan memberikan "passive income".
Risiko investasi yang cukup rendah untuk jangka panjang. Fluktuasi harga properti tidak terlalu tinggi.
Perlindungan terhadap inflasi. Harga properti biasanya naik mengikuti tingkat inflasi.
Risiko Investasi Properti
Risiko likuiditas. Penjualan properti ada kalanya membutuhkan waktu.
Risiko beban biaya (biaya perawatan, pajak, dan lain-lain).
Risiko kerusakan bangunan.
Risiko harga jual (risiko jika area di sekitar properti menjadi tidak strategis, dan lain-lain).
Risiko usaha, jika disewakan (telat bayar uang sewa, dan lain-lain).
Terdapat beberapa faktor keberhasilan dalam investasi properti. Faktor tersebut, yaitu rencana keuangan untuk membeli properti investasi, developer andal, serta waktu dan lokasi yang tepat.(DK)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar