Search This Blog

Komitmen pada Lingkungan, BRInita Sulap Lahan Sempit Jadi Kebun Produktif

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Komitmen pada Lingkungan, BRInita Sulap Lahan Sempit Jadi Kebun Produktif
Feb 25th 2024, 19:53, by kumparan Studio, kumparanBISNIS

Urban farming di Kelurahan Surabaya, Lampung. Foto: Dok. BRI
Urban farming di Kelurahan Surabaya, Lampung. Foto: Dok. BRI

Warga Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, Lampung, berhasil menyulap lahan kosong di tengah pemukiman padat menjadi kebun yang produktif. Berkat aktivitas urban farming, warga Kelurahan Surabaya kini dapat memanfaatkan hasil tanam mereka untuk berbagai kebutuhan. Program ini pun menjadi langkah penting untuk memperbaiki dan melestarikan lingkungan.

Melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli BRInita (Bertani di Kota), BRI bersama warga Kelurahan Surabaya berkolaborasi dalam upaya-upaya perbaikan lingkungan tersebut.

Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Mandiri Sejahtera, Sutihan menjelaskan, BRInita sangat membantu masyarakat dalam mengoptimalkan lahan-lahan yang tersedia.

Saat ini, warga setempat mampu mengelola urban farming yang didukung dengan pembangunan fasilitas, infrastruktur, penyediaan bibit, hingga pelatihan bersama komunitas percontohan.

Warga Kelurahan Surabaya manfaat hasil panen urban farming. Foto: Dok. BRI
Warga Kelurahan Surabaya manfaat hasil panen urban farming. Foto: Dok. BRI

Selain memperbaiki lingkungan, program ini juga dimanfaatkan untuk memenuhi gizi masyarakat setempat. Sayur-sayuran yang dipanen akan diberikan secara gratis kepada warga sekitar.

Hal yang sama juga disampaikan oleh salah satu warga Kelurahan Surabaya, Yuli, yang mengatakan bahwa program ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam pemenuhan gizi bagi para generasi muda.

"Berkat ekosistem urban farming ini kami merasa sangat terbantu, sayuran yang dihasilkan bermanfaat untuk konsumsi rumah tangga dan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak", katanya.

Di sisi lain, hasil panen juga bisa dijual sehingga dapat menambah pemasukan kas KWT Mandiri Sejahtera. Kemudian, dana tersebut digunakan untuk pembelian bibit, nutrisi tanaman, dan biaya pemeliharaan tanaman.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada BRI dan IWABRI (Ikatan Wanita BRI) yang telah memberikan bantuan sarana urban farming dan selalu memberikan pendampingan dan edukasi secara langsung kepada kami, sehingga sampai dengan saat ini, tercatat kami sudah melakukan 5 kali panen raya sayuran hidroponik," tambah Sutihat.

BRInita, komitmen BRI terhadap lingkungan dan sosial

BRInita, bukti komitmen BRI pada lingkungan dan sosial. Foto: Dok. BRI
BRInita, bukti komitmen BRI pada lingkungan dan sosial. Foto: Dok. BRI

Program BRInita menjadi bukti dari komitmen BRI untuk terus bertanggung jawab terhadap kehidupan sosial masyarakat dan perbaikan lingkungan.

Melalui aktivitas urban farming, BRI terus mendorong masyarakat agar bisa memanfaatkan lahan sempit dan terbengkalai di pemukiman padat penduduk.

Terkait dengan hal tersebut, Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto menjelaskan, BRI terus mewujudkan komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan melaksanakan program-program yang secara nyata dapat mendorong perbaikan ekosistem lingkungan.

Program BRInita merupakan salah satu komitmen nyata BRI untuk pelestarian lingkungan di tengah kota yang memanfaatkan lahan sempit di area padat pemukiman. Saat ini, program BRInita telah dijalankan di 21 wilayah di seluruh Indonesia.

"Kami berharap, bantuan ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan untuk menjadi wadah positif bagi masyarakat. Semoga cerita di KWT Mandiri Sejahtera tersebut menjadi kisah inspiratif yang dapat ditiru oleh kelompok-kelompok lainnya," kata Catur.

Media files:
01hqg4dhe64657rd22wkexp2by.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar