Dec 13th 2023, 21:18, by Fachrul Irwinsyah, kumparanNEWS
Ilustrasi mayat. Foto: Shutterstock
Polisi memastikan Aldi Sahilatuan Nababan (23) tewas akibat gantung diri atau bunuh diri di kamar indekosnya yang terletak di Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, pada Sabtu (18/11) lalu.
Hal ini terungkap dari hasil autopsi jenazah Aldi oleh Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II, Medan, Sumatera Utara.
"Jadi dari semua yang kami lakukan pemeriksaan kami berkesimpulan bahwa korban meninggal karena mati gantung," kata Dokter Forensik RS Bhayangkara Medan, Ismurrizal, di Polresta Denpasar, Bali,Rabu (13/12).
Ismurrizal mengungkapkan pada jenazah korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, selain luka lecet tekan yang melingkari leher korban. Pembengkakan pada area kelamin merupakan akibat proses pembusukan.
"Ada pembesaran pada kantong buah zakar (korban), kemudian kami buka, kami sayat, jumlahnya lengkap tidak kami temukan tanda-tanda kekerasan, artinya itu berisi gas pembusukan," kata dia.
Ahli Forensik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof IGNG Ngoerah, Denpasar, Dudut Rustyadi, juga menyatakan hal senada, yakni jenazah korban sudah dalam proses pembusukan saat dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan luar, pada Sabtu (18/11).
Ilustrasi gantung diri. Foto: Shutter Stock
Tanda-tanda pembusukan itu adalah adanya perubahan warna kulit, kulit ari mengelupas, pembengkakan mulai dari wajah hingga kantong zakar. Diperkirakan korban sudah meninggal dunia kurang lebih dua hari sebelum dilakukan pemeriksaan luar.
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan luka lecet tekan yang melingkar pada leher korban dengan arah kemiringan dari kanan bawah ke kiri atas.
"Dari arah tersebut menunjukkan bahwa yang aktif adalah berat badannya, bukan kakinya. Kalau dari kedokteran forensik, kalau yang talinya aktif itu talinya datar, tapi kalau kasus gantung itu yang aktif berat badan," kata dia.
Aldi mahasiswa asal Siborong-borong, Medan, Sumatera Utara, ini ditemukan tewas di kamar indekosnya di Gg Kunci, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Korban ditemukan tergantung di pintu pada Sabtu (18/11).
Saat ditemukan, kondisinya terlilit tali tampar (tali yang dibuat dari serat sintetis buatan yang dinamakan serat polyetylene). Jasadnya tergantung bersandar di pintu kamar dengan kaki menyentuh lantai. Jenazah sudah membengkak dan mengeluarkan darah dari hidung.
Keluarga korban curiga Aldi menjadi korban pembunuhan karena menemukannya dalam kondisi alat kelamin pecah dan mengeluarkan darah, sekujur tubuh lebam, mulut dan hidung mengeluarkan darah serta engsel siku tangan bergeser.
Catatan Redaksi: Bijaksanalah membaca konten ini. Bunuh diri bukan jalan keluar persoalan kehidupan, segera cari pertolongan!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar