Dec 30th 2023, 20:34, by Melly Meiliani, kumparanNEWS
Ratusan orang berkumpul di pantai Copacabana yang ikonik di Rio de Janeiro pada hari Jumat (29/12), untuk memberikan penghormatan kepada Yemanja, ratu laut Afro-Brasil. Foto: Pilar Olivares/REUTERSSetiap tahun penganut agama Candomble dan Umbanda berpakaian putih untuk merayakan Yemanja dengan bernyanyi dan menari di sekitar patungnya yang didirikan di pantai. Foto: Pilar Olivares/REUTERSPenganut Yemanja membawa bunga, surat, minuman beralkohol, dan produk kecantikan sebagai cara untuk menunjukkan rasa hormat mereka terhadap dewi laut. Foto: Pilar Olivares/REUTERSYemanja adalah salah satu dewa agama Yoruba dan menjadi menonjol di antara budaya Afro-Amerika. Foto: Pilar Olivares/REUTERSTradisi ini dibawa ke Brazil oleh para budak Afrika ratusan tahun yang lalu. Foto: Pilar Olivares/REUTERSFoto: Pilar Olivares/REUTERSFoto: Pilar Olivares/REUTERS
Ratusan orang penganut agama Afro-Brasil berkumpul di pantai Copacabana yang ikonik di Rio de Janeiro pada hari Jumat (29/12), untuk memberikan penghormatan kepada Yemanja, ratu laut Afro-Brasil, menjelang tahun baru.
Setiap tahun penganut agama Candomble dan Umbanda berpakaian putih untuk merayakan Yemanja dengan bernyanyi dan menari di sekitar patungnya yang didirikan di pantai.
Penganut Yemanja membawa bunga, surat, minuman beralkohol, dan produk kecantikan sebagai cara untuk menunjukkan rasa hormat mereka terhadap dewi laut.
Yemanja adalah salah satu dewa agama Yoruba dan menjadi menonjol di antara budaya Afro-Amerika. Tradisi ini dibawa ke Brasil oleh para budak Afrika ratusan tahun yang lalu.
Penganut agama Afro-Brasil memberikan penghormatan kepada Yemanja, dewi laut, saat perayaan tradisional Malam Tahun Baru di Pantai Copacabana di Rio de Janeiro, Brasil, Jumat (29/12/2023). Foto: Pilar Olivares/REUTERS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar