Nov 4th 2023, 22:10, by Melly Meiliani, kumparanNEWS
Rumah-rumah warga di distrik Jajarkot, Nepal, hancur setelah diguncang gempa pada Sabtu (4/11). Foto: Prakash Mathema/AFPPetugas penyelamat mulai menggali puing-puing rumah yang runtuh untuk mencari korban yang selamat setelah gempa bumi menewaskan 157 orang. Foto: Prakash Mathema/AFPGempa melanda wilayah Jajarkot di sebelah barat negara Himalaya pada Jumat pukul 23.47 waktu setempat, dengan kekuatan 6,4 Magnitudo, kata Pusat Seismologi Nasional Nepal. Foto: Prakash Mathema/AFPPusat Penelitian Geosains Jerman mengukurnya pada 5,7 Magnitudo dan Survei Geologi AS pada 5,6 Magnitudo. Foto: Prakash Mathema/AFPPara pejabat khawatir jumlah korban tewas akan bertambah karena tim pertolongan pertama telah mencapai daerah perbukitan dekat pusat gempa, sekitar 500 km sebelah barat ibu kota Kathmandu, pada Sabtu pagi dan mulai mencari korban selamat. Foto: Prakash Mathema/AFPMeskipun kekuatan gempanya tidak parah, kerusakan dan jumlah korban jiwa cukup tinggi karena buruknya kualitas konstruksi di daerah tersebut dan karena gempa terjadi ketika orang-orang sedang tidur, kata para pejabat. Foto: Prakash Mathema/AFPFoto: Prakash Mathema/AFPFoto: Prakash Mathema/AFPFoto: Harihar Singh Rathor/AFP
Rumah-rumah warga di distrik Jajarkot, Nepal, hancur setelah diguncang gempa pada Sabtu (4/11). Petugas penyelamat mulai menggali puing-puing rumah yang runtuh untuk mencari korban yang selamat setelah gempa bumi menewaskan 157 orang.
Dilansir Reuters, gempa melanda wilayah Jajarkot di sebelah barat negara Himalaya pada Jumat pukul 23.47 waktu setempat, dengan kekuatan 6,4 Magnitudo, kata Pusat Seismologi Nasional Nepal. Pusat Penelitian Geosains Jerman mengukurnya pada 5,7 Magnitudo dan Survei Geologi AS pada 5,6 Magnitudo.
Para pejabat khawatir jumlah korban tewas akan bertambah karena tim pertolongan pertama telah mencapai daerah perbukitan dekat pusat gempa, sekitar 500 km sebelah barat ibu kota Kathmandu, pada Sabtu pagi dan mulai mencari korban selamat.
Meskipun kekuatan gempanya tidak parah, kerusakan dan jumlah korban jiwa cukup tinggi karena buruknya kualitas konstruksi di daerah tersebut dan karena gempa terjadi ketika orang-orang sedang tidur, kata para pejabat.
Kondisi bangunan rusak di distrik Jajarkot, Nepal, akibat gempa berkekuatan 5,6 skala Richter semalam, Sabtu (4/11/2023). Foto: Harihar Singh Rathor/AFP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar