Search This Blog

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Fluktuasi Rupiah Bisa Jadi Sentimen Negatif

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Fluktuasi Rupiah Bisa Jadi Sentimen Negatif
Oct 9th 2023, 06:28, by Moh Fajri, kumparanBISNIS

Warga melihat layar pergerakan saham di Jakarta, Kamis (24/2/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
Warga melihat layar pergerakan saham di Jakarta, Kamis (24/2/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat terbatas pada perdagangan hari ini, Senin (9/10). Pada Jumat (6/10), IHSG ditutup menguat 0,20 persen atau 13,69 poin ke level 6.888,52.

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya, menganalisa awal pekan pergerakan IHSG masih diwarnai pasca rilis beberapa data perekonomian yang menunjukkan cukup stabilnya kondisi perekonomian Indonesia.

Hal itu membuat IHSG masih berpeluang untuk mengalami kenaikan usai berada dalam tekanan pada beberapa waktu sebelumnya.

"Namun adanya sentimen negatif dari fluktuasi nilai tukar rupiah tetap perlu diwaspadai, hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas," kata William dalam analisisnya, Senin (8/10).

William memprediksi IHSG hari ini akan berada dalam rentang 8.789-6.978. Saham yang dia rekomendasikan meliputi UNVR, ASII, ITMG, TLKM, AKRA, LSIP, SMRA, dan TBIG.

Sementara, analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memproyeksi IHSG hari ini berpeluang melanjutkan penguatannya. Dalam analisanya, pergerakan IHSG saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (ii). Sehingga pergerakan IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji rentang area 6.747-6.820 sekaligus menguji MA200.

"Namun, apabila IHSG masih berada di atas 6.840 sebagai support terdekatnya, maka IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji 6.930-6.950," kata dia.

Beberapa saham yang Herditya rekomendasikan adalah BBCA untuk speculative buy. Kemudian saham BRPT untuk melakukan buy on weakness. Saham lainnya yang dia rekomendasikan untuk melakukan buy on weakness adalah ESSA dan KBLF.

***

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts