Search This Blog

Mentan dan Mendag Tanam Kedelai di Lampung, Dorong Peningkatan Produksi

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Mentan dan Mendag Tanam Kedelai di Lampung, Dorong Peningkatan Produksi
Jun 2nd 2023, 17:54, by Galih Prihantoro, Lampung Geh

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan didampingi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan penanaman kedelai di Tanggamus, Lampung. | Foto : Dok. Pemprov Lampung
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan didampingi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan penanaman kedelai di Tanggamus, Lampung. | Foto : Dok. Pemprov Lampung

Lampung Geh, Tanggamus - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan penanaman kedelai di Kabupaten Tanggamus, Lampung pada Jumat (2/6).

Gerakan tanam kedelai itu dilakukan tepatnya di Pekon Banjarmasin, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus.

Lampung menjadi salah satu perhatian oleh pusat terkait peningkatan produksi kedelai. Pada tahun 2022, komoditi kedelai di Lampung capaian produksinya sebesar 1.750 ton.

Sedangkan, kebutuhan kedelai di dalam negeri terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Dalam lima tahun terakhir kebutuhan kedelai dalam negeri sebesar 3,2 juta ton biji kering per tahun, sedangkan produksi dalam negeri masih belum mencukupi.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendorong para petani di Lampung untuk mengembangkan komoditas kedelai dalam negeri dan meningkatkan produksi. Sehingga kebutuhan kedelai dalam negeri bisa terpenuhi dan mengurangi impor.

"Saya mendorong agar petani mengembangkan komoditas kedelai yang terintegrasi dari hulu sampai hilir untuk dapat meningkatkan nilai tambah usaha tani," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Jumat (2/6).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan didampingi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan penanaman kedelai di Tanggamus, Lampung. | Foto : Dok. Pemprov Lampung
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan didampingi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan penanaman kedelai di Tanggamus, Lampung. | Foto : Dok. Pemprov Lampung

Hal yang sama juga dikatakan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Dia menekankan, pentingnya kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat serta seluruh stakeholder lainnya dalam pengembangan dan peningkatan produksi kedelai.

"Selain itu, saya juga mendorong agar pemerintah menunjukkan keberpihakan pada rakyat, khususnya para petani guna mewujudkan swasembada pangan," ujar Zulkifli Hasan.

Di sisi lain, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, dalam upaya peningkatan produksi kedelai di Lampung, pemerintah melalui dana APBN Tahun anggaran 2023 memberikan bantuan stimulan berupa benih kedelai bersertifikat dan sarana produksi (saprodi) lainnya untuk areal seluas 5.000 hektare yang tersebar di 10 kabupaten/kota.

Adapun bantuan yang diterima oleh kelompok tani yaitu paket berupa benih kedelai, Pupuk NPK non subsidi, Pestisida, dan pupuk hayati cair.

"Saya mengharapkan gerakan tanam kedelai ini akan semakin memotivasi dan menambah semangat petani Lampung untuk menanam kedelai di Provinsi Lampung, sehingga dapat menyatukan antara petani kedelai dan produsen/mitra yang menampung hasil kedelai untuk memenuhi kebutuhan kedelai di Provinsi Lampung," jelas Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Arinal juga berharap, agar bupati/wali kota di Lampung dapat berperan aktif melakukan gerakan pengembangan kawasan kedelai di wilayahnya masing-masing.

"Saya minta kepala dinas kabupaten/kota untuk berkoordinasi dengan seluruh stakeholder dalam pendataan dan identifikasi potensi pemanfaatan lahan, melakukan penanaman kedelai baik secara monokultur, tumpang sari dengan komoditas tanaman pangan, perkebunan, dan hortikultura," tuturnya.

Kemudian, meningkatkan produksi melalui intensifikasi (peningkatan produktivitas) dan ekstensivikasi (perluasan areal tanam), serta memfasilitasi kerja sama kemitraan antara petani dan produsen benih kedelai dalam rangka mengatasi permasalahan harga jual dan pemasaran hasil kedelai. (Lih/Ans)

Media files:
01h1xvtftpnkexwgxzy342k563.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar