Apr 9th 2023, 17:59, by Berita Terkini, Berita Terkini
Ilustrasi untuk mencegah korsleting kawat listrik dibungkus dengan bahan bersifat isolator. Sumber: pexels.com.
Untuk mencegah korsleting kawat listrik dibungkus dengan bahan bersifat isolator. Kawat listrik yang polos atau tidak dibungkus isolator itu sangat berbahaya bagi keamanan perangkat listrik. Yang paling utama, kawat tersebut bahaya jika tersenggol secara tak sengaja.
Kawat listrik digunakan di semua perangkat elektronika. Namun adakalanya bungkus kawat listrik sudah aus atau tersibak. Meski tidak memegang langsung, kawat tersebut tetap berbahaya jika mengenai logam yang sedang dipegang.
Untuk Mencegah Korsleting Kawat Listrik Dibungkus dengan Bahan Bersifat Isolator
Ilustrasi untuk mencegah korsleting kawat listrik dibungkus dengan bahan bersifat isolator. Sumber: pexels.com.
Kawat listrik diperlukan untuk menghantarkan listrik dari sumber daya ke perangkat elektronika yang membutuhkan.
Dikutip dari Utilitas Modul Kenyamanan, Theresia Pynkyawati dan Shirley Wahadaputera, (2021:18), penghantar listrik terdiri dari kawat dan kabel. Kabel listrik terdiri dari isolator dan konduktor.
Isolator terbuat dari bahan plastik atau karet. Sedangkan konduktor terbuat dari bahan logam, misalnya tembaga atau aluminium, karena merupakan penghantar listrik yang baik.
Meski sudah ada isolator, tapi dalam buku itu disebutkan belum aman. Ini karena isolator kawatnya hanya satu lapis yang mudah tergesek atau digigit tikus. Berikut beberapa pengamanan tambahan yang bisa dipraktikkan:
Menyembunyikan kabel. Umumnya rumah modern sudah memikirkan dara menyembunyikan kabel agar tidak membuat orang tersadung, digigit tikus, kena gesekan dan untuk alasan estetika.
Memasang klip kabel. Klip kabel lumrah digunakan agar kabel rapi dan tidak ruwet yang mengakibatkan kabel mudah rusak.
Menggunakan selongsong kabel atau conduit agar terhindar kerusakan dari penyebab eksternal.
Akibat Jika Kawat Listrik Tidak Dibungkus Bahan Isolator
Jika kawat listrik tidak dibungkus bahan isolator, akibatnya adalah:
Melukai orang, baik yang memegang langsung maupun tidak langsung. Akibatnya bisa terjadi cedera hingga kematian.
Kebakaran. Pada dasarnya arus listrik menghasilkan panas. Jika panas tidak bisa dikendalikan atau dihambat, maka dapat menyebabkan kebakaran.
Listrik padam. Ini adalah mekanisme pengamanan yang dilakukan oleh sekering. Jika terjadi, listrik jangan buru-buru dinyalakan lagi, tapi selidiki dulu penyebabnya.
Kelistrikan merupakan bahaya nomor satu di lingkungan perumahan. Kabel atau kawat listrik yang tumpang tindih sering menyebabkan korsleting dan kebakaran.
Untuk mencegah korsleting kawat listrik dibungkus dengan bahan bersifat isolator. Pembahasan singkat di atas bermanfaat untuk mencegah konsleting tersebut. (LUS)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar