Jan 9th 2023, 12:07, by Salmah Muslimah, kumparanNEWS
Ilustrasi ular tikus. Foto: Shutter Stock
Sebelas rumah sakit di DKI Jakarta menyediakan serum antibisa ular untuk mengantisipasi kasus gigitan di musim penghujan. Serum tersebut bisa didapatkan gratis atau ditanggung BPJS.
"Serum antibisa ular diberikan gratis dan ditanggung BPJS Kesehatan jika gigitan yang tidak disengaja. Jika gigitan disengaja karena bermain dengan ular maka tidak dapat ditanggung pembiayaannya," kata Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Ngabila Salama, MKM, saat dikonfirmasi Senin (9/1).
Namun Nabila mengingatkan, tidak semua gigitan ular membutuhkan serum antibisa. Perlu diperhatikan jenis ular yang menggigit dan tingkat bisanya.
"Tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan segera melapor dan mengkonsultasikan kasus kepada ahli di nomor 085334030409 (Indonesia Toxinologi Society). Pastikan juga kondisi pasien baik, terjaga jalan napas dan sirkulasi darahnya," ucapnya.
Apabila terkena gigitan ular, jangan melakukan hal-hal seperti mengeluarkan bisa dengan diisap/disedot, direndam air garam, dipijat, atau mengeluarkan darah di bekas gigitan dengan pisau atau jarum suntik.
Penanganan awal saat digigit ular adalah dengan imobilisasi, yaitu minimalisasi pergerakan pada lokasi gigitan ular baik di tangan dan kaki.
"Tatalaksana awal ini harus benar, karena jika tidak benar akan menimbulkan komplikasi serius dan kematian," jelas Ngabila.
Berikut daftar 11 RS di DKI Jakarta yang memiliki stok serum antibisa ular:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar