Peluncuran 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia yang berlangsung di allroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jumat (12/2). Foto: Pandangan Jogja/Danang BK
Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang tersebar di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia.
Peluncuran digelar di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jumat (12/2).
Dalam sambutannya, Rektor UMY, Achmad Nurmandi, menyampaikan bahwa peluncuran PPDS ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan kedokteran di lingkungan PTMA.
Menurutnya, PTMA memiliki peran dalam menyiapkan sumber daya manusia kesehatan melalui pendidikan formal berbasis universitas.
Rektor UMY, Achmad Nurmandi. Foto: Pandangan Jogja/Danang BK
Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Taufiqurrohman, menyatakan pengembangan pendidikan dokter spesialis menjadi bagian dari bagian dari dakwah Muhammadiyah di bidang kesehatan.
Ia menyebut keberadaan PPDS di PTMA merupakan wujud nyata komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat.
Peluncuran PPDS PTMA dilakukan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Brian Yuliarto. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah Muhammadiyah yang dinilai progresif dalam memperluas akses pendidikan spesialis kedokteran di Indonesia.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Brian Yuliarto. Foto: Pandangan Jogja/Danang BK
Prosesi peresmian simbolis dilakukan melalui penekanan tombol dan penyerahan Surat Keputusan (SK) PPDS. Kegiatan tersebut didampingi Ketua Umum PP Muhammadiyah, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, BPH UMY, Rektor UMY.
Selain itu, ada pula sejumlah rektor PTMA yakni Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya, dan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Acara diakhiri dengan foto bersama serta penayangan video resmi 24 PPDS dari tujuh PTMA, yakni UMY, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar