Search This Blog

Tembok Milik Warga Roboh, Kerusakan di SMPN 182 Ditargetkan Rampung 23 Februari

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Tembok Milik Warga Roboh, Kerusakan di SMPN 182 Ditargetkan Rampung 23 Februari
Feb 16th 2026, 12:40 by kumparanNEWS

Gunakan alat berat, petugas bersihkan area yang terdampak dari robohnya bangunan tembok rumah di sebelah SMP Negeri 182 Jakarta, Kalibata Jakarta Selatan, Senin (16/2/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan
Gunakan alat berat, petugas bersihkan area yang terdampak dari robohnya bangunan tembok rumah di sebelah SMP Negeri 182 Jakarta, Kalibata Jakarta Selatan, Senin (16/2/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta melakukan tindak lanjut terkait rusaknya fasilitas sekolah SMPN 182 Jakarta Selatan, usai tertimpa tembok pembatas rumah setinggi 5,3 meter pada Minggu (15/2).

Beruntung peristiwa tersebut terjadi saat sekolah sedang libur sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Kepala Unit Pengelola Prasarana dan Sarana Pendidikan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Budiyono, menjelaskan tentang kejadian tersebut.

"Jadi pada hari Minggu tanggal 15 Februari jam 11.22 itu tembok itu rubuh gitu kan. Temboknya, tembok milik Ibu Sofiana dan Pak Suprayitno, itu yang berukuran 5,3 x 60 meter, roboh menimpa pagar tembok SMPN 182 dan sedikit gedung ruang piket SMPN 182," ujar Budiyono saat dikonfirmasi, Senin (16/2).

Ia menegaskan, dampak kerusakan hanya terjadi pada bagian pagar dan sedikit ruang piket sekolah.

Proses perbaikan area yang terdampak dari robohnya bangunan tembok rumah di sebelah SMP Negeri 182 Jakarta, Kalibata Jakarta Selatan, Senin (16/2/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan
Proses perbaikan area yang terdampak dari robohnya bangunan tembok rumah di sebelah SMP Negeri 182 Jakarta, Kalibata Jakarta Selatan, Senin (16/2/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

"Bangunan sekolah itu sebenarnya bukan bangunan, sedikit, kalau yang berdampak pada prinsipnya nggak ada, cuma ruang piket sedikit gitu. Nggak ada," katanya.

Budiyono menyebut, pihaknya langsung melakukan koordinasi lintas instansi setelah kejadian.

"Jadi sudah dilakukan koordinasi ya, antara dengan Sudin, dengan Polsek, dengan Babinsa, FKDM kecamatan, kelurahan Kalibata, Satpol PP," paparnya.

"Terus yang pertama itu langkah-langkahnya adalah melakukan pengerukan ya dari SDA. Itu agar paritnya itu tidak mampet gitu, sehingga tidak terjadi banjir. Terus jadi sekarang lagi proses apa, pembersihan gitu," imbuhnya.

Selain pembersihan puing dan pengerukan saluran air, pihaknya juga akan memasang pagar sementara di area terdampak.

Proses perbaikan area yang terdampak dari robohnya bangunan tembok rumah di sebelah SMP Negeri 182 Jakarta, Kalibata Jakarta Selatan, Senin (16/2/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan
Proses perbaikan area yang terdampak dari robohnya bangunan tembok rumah di sebelah SMP Negeri 182 Jakarta, Kalibata Jakarta Selatan, Senin (16/2/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

"Kemudian nanti dibikinin sementara pagar sementara. Terus dari juga dari Sarpras, dari Sudin juga sekarang lagi melakukan inventarisasi terhadap kerusakan-kerusakan yang mungkin gitu, karena kan semuanya akan dilakukan perbaikan oleh Ibu Sofi sama Pak Suprayitno," lanjut Budiyono.

Untuk target penyelesaian perbaikan akan dilakukan sebelum dimulainya aktivitas belajar mengajar.

"Ditargetkan tanggal 23 (Februari) selesai," ujarnya.

Lalu terkait biaya perbaikan, Budiyono memastikan akan menjadi tanggung jawab pemilik tembok.

"Full, full semuanya di-cover oleh yang punya tembok," tegasnya.

Media files:
01khj60ckc8177ghzkatgqg77f.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts