Search This Blog

Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Warga Tetap Datang Bawa Sabun lalu Cuci Baju

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Warga Tetap Datang Bawa Sabun lalu Cuci Baju
Feb 16th 2026, 14:05 by kumparanNEWS

Warga yang mencuci baju di Sungai Ciasadane. Dok: kumparan
Warga yang mencuci baju di Sungai Ciasadane. Dok: kumparan

Kabar mengenai air Sungai Cisadane yang disebut terkontaminasi pestisida masih menjadi perbincangan warga. Meski demikian, aktivitas mencuci di bantaran sungai di wilayah Kota Tangerang tetap berlangsung seperti biasa.

Sejak pagi hari, warga terlihat datang membawa pakaian kotor, sabun, hingga ember ke tepian kali. Mereka mencuci dan membilas pakaian menggunakan air sungai yang mengalir.

Seorang warga berusia 68 tahun asal Beringin, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, mengaku tetap memanfaatkan air sungai untuk mencuci. Ia menyebut kebiasaan tersebut sudah dilakukan sejak lama.

"Dari dulu memang nyuci di sini, sudah biasa. Jadi ya tetap saja ke sini," ujarnya pada Senin (16/2).

Ia mengatakan sudah mendengar informasi soal dugaan pencemaran pestisida. Namun menurutnya, selama air hanya digunakan untuk mencuci dan bukan untuk diminum, ia tetap beraktivitas seperti biasa.

"Sudah kebiasaan saja. Dari dulu juga pakai air sini buat nyuci," katanya.

Menurutnya, penggunaan air sungai memang sebatas untuk kebutuhan mencuci pakaian. Ia pun berharap ada penjelasan resmi mengenai kondisi air agar warga tidak terus bertanya-tanya.

"Kalau buat minum tentu tidak. Ini cuma buat nyuci saja seperti biasa," ucapnya.

Hingga kini, aktivitas warga di bantaran Sungai Cisadane masih berjalan tanpa perubahan berarti. Isu pencemaran pestisida belum menghentikan kebiasaan lama warga yang sudah bertahun-tahun bergantung pada air kali.

Media files:
01khjm21np634kyar7j7cm3v1a.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar