Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
Seorang remaja berinisial IGSP (laki-laki, 16 tahun) menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal di persimpangan Jalan Raya Kapal, Kabupaten Badung, Bali, pada Sabtu (13/1) sekitar pukul 02.00 WITA lalu.
Hal ini mengakibatkan korban mengalami luka robek di kepala dan luka memar di bagian punggung.
PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, mengatakan penyidik telah menangkap 10 orang terduga pelaku pengeroyokan, sejak Sabtu (31/1) hingga Selasa (3/2).
"Sementara terduga pelaku baru terkonfirmasi 10 orang. Penyidik masih mendalami pelaku lainnya," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (4/2).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku dan korban diduga tidak saling mengenal. Penyidik masih memeriksa terduga pelaku dan menunggu korban pulih untuk diperiksa sebagai saksi korban mengusut kasus ini.
"Intinya saat ini penyidik masih melakukan permintaan keterangan korban, saksi dan terduga pelaku," katanya.
Insiden ini bermula saat korban berboncengan menggunakan sepeda motor dengan temannya membeli bensin di Pertamina Abianbase. Mereka lalu melanjutkan perjalanan menuju Warung Ibu Yeyen membeli makanan.
Dalam perjalanan, mereka melihat sekelompok pemuda bergerombol di lampu merah persimpangan Jalan Raya Kapal. Mereka memutuskan putar balik.
"Namun diduga datang sekitar 20 orang tak dikenal menarik korban dari atas sepeda motor hingga terjatuh, kemudian korban ditendang dan dipukul. Salah satu pelaku diduga memukul dengan menggunakan tongkat satpam," katanya.
Dalam keadaan babak belur, temannya membawa korban pulang ke rumah. Keluarga selanjutnya membawa korban ke rumah sakit dan melaporkan kasus pengeroyokan ini ke pihak kepolisian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar