Search This Blog

Penembakan Saat Laga Hoki di Rhode Island, AS: 3 Orang Tewas

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Penembakan Saat Laga Hoki di Rhode Island, AS: 3 Orang Tewas
Feb 17th 2026, 14:49 by kumparanNEWS

Keluarga pemain hoki berpelukan usai terjadi penembakan di Arena Es Pawtucket, Rhode Island, pada 16 Februari 2026. Foto: Joseph Prezioso/AFP
Keluarga pemain hoki berpelukan usai terjadi penembakan di Arena Es Pawtucket, Rhode Island, pada 16 Februari 2026. Foto: Joseph Prezioso/AFP

Penembakan di arena es Pawtucket, Rhode Island, Amerika Serikat, menewaskan tiga orang termasuk pelaku dan melukai tiga lainnya dalam kondisi kritis, Senin (16/2) waktu setempat. Insiden terjadi saat pertandingan hoki sekolah menengah berlangsung di Dennis M. Lynch Arena.

Kepala Kepolisian Pawtucket Tina Goncalves menyebutkan jumlah korban kepada AP News, namun identitas korban belum diumumkan.

"Kami memiliki tiga orang meninggal dunia. Pelaku, lalu dua korban, dan tiga lainnya berada di rumah sakit," ujarnya seraya menambahkan korban luka dalam kondisi kritis.

Goncalves mengatakan seseorang membantu mengakhiri aksi kekerasan itu dengan mencoba melumpuhkan pelaku. Penembak datang ke arena untuk menonton anggota keluarganya yang sedang bertanding.

"Sepertinya ini adalah peristiwa yang ditargetkan, kemungkinan terkait perselisihan keluarga," kata Goncalves. Ia menyebut pelaku tewas akibat luka tembak yang diduga dilakukan sendiri.

Garis polisi terpasang di depan Arena Es Pawtucket, Rhode Island, setelah penembakan terjadi pada 16 Februari 2026. Foto: Joseph Prezioso/AFP
Garis polisi terpasang di depan Arena Es Pawtucket, Rhode Island, setelah penembakan terjadi pada 16 Februari 2026. Foto: Joseph Prezioso/AFP

Saksi mata menggambarkan suasana panik saat tembakan terdengar di dalam arena.

"Setelah suara tembakan, saya dan rekan setim langsung berlari ke ruang ganti," ujar seorang pemain kepada stasiun lokal WJAR, seperti dikutip AFP.

"Kami menekan pintu dan berusaha tetap aman di dalam," lanjutnya.

AFP melaporkan, rekaman yang beredar di media sosial memperdengarkan sedikitnya 12 letusan tembakan, sementara pemain dan penonton berlarian mencari perlindungan.

Insiden ini terjadi hampir dua bulan setelah penembakan massal di Brown University yang berjarak sekitar 5,6 kilometer dari lokasi kejadian. Tragedi tersebut kembali memicu sorotan terhadap maraknya kekerasan senjata di AS.

Menurut data Gun Violence Archive, sepanjang 2025 tercatat lebih dari 400 penembakan massal di AS. Kekerasan senjata secara keseluruhan merenggut sedikitnya 14.703 nyawa tahun lalu, tidak termasuk kasus bunuh diri.

Media files:
01khn81acc3qhmc0m8g31cz62q.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts