Search This Blog

Alternatif Pendanaan Daerah, Wamendagri Bima Dorong Pemda Optimalkan Skema KPBU

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Alternatif Pendanaan Daerah, Wamendagri Bima Dorong Pemda Optimalkan Skema KPBU
Feb 6th 2026, 15:30 by kumparanNEWS

Wamendagri Bima Arya rapat dengan Bupati Karo Antonius Ginting dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) di Kantor Bupati Karo, Sumatera Utara, Kamis (5/2/2026). Foto: Kemendagri RI
Wamendagri Bima Arya rapat dengan Bupati Karo Antonius Ginting dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) di Kantor Bupati Karo, Sumatera Utara, Kamis (5/2/2026). Foto: Kemendagri RI

Wamendagri Bima Arya Sugiarto mendorong pemda memaksimalkan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sebagai strategi alternatif pendanaan daerah dalam pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, langkah ini penting untuk mengatasi keterbatasan fiskal daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat setempat, terutama penyediaan air bersih oleh PDAM Tirta Malem di Kabupaten Karo.

"Nah, kemudian pemerintah daerah mau tidak mau harus inovatif. Harus inovatif untuk mencari sumber pendanaan alternatif," ujarnya saat rapat dengan Bupati Karo dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) di Kantor Bupati Karo, Sumatera Utara, Kamis (5/2/2026).

Berdasarkan data Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Kemendagri, Bima menjelaskan mayoritas pemda di Indonesia masih sangat bergantung pada dana transfer dari pusat. Karena itu, ia mendorong penggunaan pembiayaan kreatif seperti KPBU yang dinilai lebih efektif daripada hanya mengandalkan APBD atau CSR konvensional.

Menurutnya, KPBU merupakan bentuk nyata co-creation, ketika pemerintah dan swasta bersama-sama menciptakan nilai tambah, bukan sekadar menjadi mitra pelengkap.

Wamendagri Bima Arya rapat dengan Bupati Karo Antonius Ginting dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) di Kantor Bupati Karo, Sumatera Utara, Kamis (5/2/2026). Foto: Kemendagri RI
Wamendagri Bima Arya rapat dengan Bupati Karo Antonius Ginting dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) di Kantor Bupati Karo, Sumatera Utara, Kamis (5/2/2026). Foto: Kemendagri RI

Dalam kesempatan tersebut, Bima juga menyoroti tantangan utama pelaksanaan KPBU, mulai dari kerumitan proses, kapasitas SDM, hingga komitmen politik.

Ia turut mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Karo di bawah kepemimpinan Bupati Antonius Ginting yang dinilai menunjukkan komitmen politik kuat bersama DPRD untuk merealisasikan proyek peningkatan layanan air bersih.

"Dari kompetensi politik, saya lihat Pak Bupati kompetensinya kuat," puji Bima.

Lebih lanjut, Bima menegaskan bahwa Kemendagri berkomitmen untuk terus mengawal dan memfasilitasi proses ini agar dapat berjalan sesuai regulasi serta target yang ditetapkan.

Ia menekankan bahwa penyediaan infrastruktur dasar seperti air bersih, pendidikan, dan kesehatan merupakan syarat utama untuk memanfaatkan bonus demografi sekaligus membawa Indonesia menuju visi negara maju.

"Jadi, infrastruktur itu penting sekali. Basic needs itu penting sekali. penting," tegasnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Bupati Karo Antonius Ginting bersama Wakil Bupati Komando Tarigan, dan jajaran Forkopimda Kabupaten Karo, serta sejumlah pejabat dari pemerintah pusat dan lembaga penjaminan.

Media files:
01kgrzf11eb6fbz4cvk6nymsr0.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar